ASPAM KASAD BERI ARAHAN APARAT INTELIJEN KODAM II/SWJ
Jumat, 22 Mei 2015 (17:10)
Palembang, (Pendam II/Swj). Asisten Pengamanan (Aspam) Kasad Mayjen TNI Yayat Sudrajat SE, Jum’at (22/5/2015) memberikan pengarahan kepada para prajurit dan komunitas intelijen yang bertugas di satuan jajaran Kodam II/Swj, bertempat di gedung Sudirman, Makodam II/Swj Palembang.
Dengan didampingi Kabinda Sumsel Bpk. Lubis dan Asintel Kasdam II/Swj Letkol Inf M.N Nasution, Aspam Kasad dihadapan segenap aparat intelijen satuan jajaran Kodam II/Swj, mengatakan bahwa kunjungan kerjanya di wilayah Kodam II/Swj, selain dalam rangka melaksanakan pengawasan dan evaluasi (wasev) program TMMD ke - 94 tahun 2015 di wilayah Kodam II/Swj, yang saat ini sudah memasuki hari yang ke-16 dari 21 hari alokasi waktu yang dijadwalkan, juga dimaksudkan untuk bertatap muka dengan aparat intelijen Kodam II/Swj. Aspam Kasad menekankan agar seluruh prajurit intelijen Kodam II/Swj tidak perlu ragu untuk berkomunikasi secara langsung dengan Aspam Kasad. Aspam Kasad akan selalu membuka diri untuk berkomunikasi dengan siapa saja, termasuk dengan komunitas intelijen. Karena intelijen, menurut Aspam pada dasarnya tidak mengenal hirarchis, yang penting adalah kecepatan informasi yang disampaikan. Aspam Kasad juga menegaskan bahwa sebagai aparat intelijen dalam melihat suatu informasi atau permasalahan, tidak boleh langsung mengambil suatu kesimpulan. Tetapi harus terlebih dahulu didalami dan dicek kebenarannya, agar kesimpulan yang diambil tidak salah. Karena bila kesimpulan yang diambil salah, maka akan berbahaya. Lebih lanjut Aspam Kasad juga berpesan agar pimpinan satuan mengelola anggaran satuan khususnya anggaran bidang intelijen (dana operasi intelijen) secara transparan dan akuntabel. “Setiap anggaran intelijen harus dapat dipertanggungjawabkan, sesuai peruntukannya. Pimpinan jangan pernah mengambil ataupun memotong hak anggota”, tandasnya. Selain itu, Aspam Kasad juga meminta kepada seluruh aparat intelijen satuan jajaran Kodam II/Swj untuk bekerja dalam koridor, serta berani, bekerja dengan baik, tulus dan ikhlas. “Tugas pokok dan fungsi intelijen harus dilaksanakan secara maksimal”, pungkasnya.
|