PEMBEKALAN PEMBINA WANITA TNI KEPADA WANITA TNI KODAM II/SWJ ; WANITA TNI HARUS MEMILIKI KODRAT DAN HARKAT WANITA INDONESIA
Jumat, 20 Juni 2014 (17:13)
Palembang, (Pendam II/Swj) Wanita TNI yang terdiri dari Kowad, Kowal dan Wara berjumlah 1750 orang diseluruh Indonesia dan diantaranya lebih kurang 150 orang yang bertugas di wilayah Sumbagsel, pada hari ini Jum’at, (20/6/2014) berkumpul di Gedung Sudirman Makodam II/Swj guna mendapatkan pembekalan dari Pabandya IV Wan TNI dan IKKT (Spers TNI) yang dipimpin oleh Letkol Caj (K) Maria I Suparni.
Pangdam II/Swj Mayjen TNI Bambang Budi Waluyo dalam sambutannya yang dibacakan Waaspers Kasdam II/Swj Letkol Inf Edi Basuki mengatakan Kehadiran Tim Pembekalan Wanita TNI di Kodam II/Swj merupakan suatu kehormatan, karena melalui kegiatan ini segenap jajaran Kodam II/Swj dapat bersilaturahmi, berkomunikasi dan melakukan koordinasi dengan segenap Wanita TNI di jajaran Kodam II/Swj guna keberhasilan pelaksanaan tugas dimasa mendatang. Komunikasi dan koordinasi merupakan aspek penting untuk dilakukan setiap saat. Hal ini dibutuhkan agar pelaksanaan tugas yang diembankan kepada kita sebagai prajurit Bhayangkari Negara dapat berjalan sesuai dengan arah kebijakan pimpinan. Oleh karena itu, kehadiran Pembina Wanita TNI saat ini memiliki nilai penting dan strategis bagi optimalisasi pelaksanaan tugas personel Wanita TNI di jajaran Kodam II/Swj, sekaligus menjadi sarana konsultasi tentang perkembangan realisasi program-program kerja yang telah dilaksanakan selama ini, ujar Pangdam. Sementara itu, Ketua Tim Pembekalan Pembina Wanita TNI Letkol Caj (K) Maria I. Suparni dalam pembekalannya menekankan tujuan pembinaan prajurit Wanita TNI sama dengan pembinaan prajurit pria yaitu: mampu secara optimal mengemban setiap tugas yang dihadapinya dengan tetap mempertimbangkan kodrat dan sifatnya sebagai wanita, pungkasnya. Lebih lanjut dikatakan, Wanita TNI harus memiliki sikap, kepribadian & penampilan yang sesuai dengan kodrat dan harkat sebagai wanita Indonesia, pembinaan prajurit Wanita TNI serta kondisi kepribadian, moril dan jiwa korsa yang mantap sebagai prajurit Wanita TNI dlm setiap peran dan penampilan. Profesional berdasarkan tugas dan peranan sebagai prajurit Wanita TNI yang cukup secara kuantitatif dan kualitatif serta mampu melaksanakan tugas yg dibebankan. Kemudian masukan-masukan dari para Kowad, Kowal dan Wara di Sumsel tentang ketentuan penerimaan Prajurit Wanita mulai dari Tinggi badan, postur dan berat badan akan disampaikan ke pimpinan atas, tambahnya. Selain itu juga, Pembina Wanita TNI dan rombongan didampingi oleh Pakoor Wanita TNI Kodam II/Swj Letkol Ckm (K) Ariani, S.Psi melaksanakan kunjungan ke Pulau Kemarau Palembang.
|