DANREM 044/GAPO MENERIMA AUDIENSI CREW HELIKOPTER MI-8 MTV-1 UR-CMI-RUSIA
Kamis, 19 Juni 2014 (18:11)
Palembang, (Penrem 044/Gapo). Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Rochadi menerima audiensi Crew Helikopter MI-8 MTV-1 UR-CMI-Rusia perbantuan BNPB untuk siaga darurat kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumsel H. Yulizar Dinoto, SH bertempat di ruang rapat Makorem 044/Gapo.
Danrem 044/Gapo menyampaikan bahwa Korem 044/Gapo yang memiliki 7 Komando Distrik Militer (Kodim) dan 1 Batalyon dimana wilayah Sumsel merupakan wilayah yang terluar di Sumatera yang menjadi tanggungjawab Korem 044/Gapo. Masing-masing Kodim memliki permasalahan yang berbeda sesuai dengan luas wilayah tanggungjawab yang ada, dari 7 Kodim yang ada minimal membawahi 2 Kabupaten yang masing-masing Kodim diwilayahnya terdapat Trouble Spot telah dipetakan sesuai kondisi yang ada di wilayah, dibandingkan wilayah lain di pulau Sumatera maka wilayah Sumsel tidak begitu besar yang berhubungan dengan terjadinya kabut asap. Intinya Jajaran Korem 044/Gapo siap bekerjasama dan membantu Pemerintah Daerah dalam menangani setiap bencana alam yang ada karena hal ini sesuai dengan perundang-undangan Republik Indonesia Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI mengenai perbantuan kepada Pemerintah Daerah dalam rangka menanggulangi setiap bencana yang terjadi didaerah. Selanjutnya Kepala pelaksana BPBD Provinsi Sumsel H. Yulizar Dinoto, SH menyampaikan bahwa maksud kedatangan di Korem 044/Gapo ini karena BPBD Provinsi Sumsel menerima bantuan Crew Helikopter MI-8 MTV-1 UR-CMI-Rusia terdiri dari 2 Pilot dan 4 engineering yang disewa oleh BNPB RI, akan melaksanakan operasi siaga bencana kebakaran hutan dan lahan diwilayah Sumsel selama ± 3 bulan mulai dari bulan Juli sampai September 2014 sedangkan selama kegiatan Helikopter berada di Lanud Palembang sesuai dengan Protap yang ada sedangkan Posko berada di Kantor BPBD Provinsi Sumsel. Kehadiran Helikopter MI-8 MTV-1 UR-CMI-Rusia berdasarkan pengalaman dan pelajaran terjadinya kabut asap di Provinsi Riau yang terjadi setahun yang lalu yang sudah masuk dalam tanggap darurat dimana didalam Undang-undang apabila sudah masuk dalam tanggap darurat maka isiden Komandonya adalah Komandan Korem. Oleh karena sesuai dengan arahan dari Kepala BNPB Pusat agar melaporkan dan ijin kepada Danrem 044/Gapo dalam rangka pelaksanaan kegiatan siaga bencana kebakaran hutan dan lahan diwilayah Sumsel, diharapkan dengan kegiatan ini maka Provinsi Sumsel dapat mencegah secara dini kebakaran hutan dan lahan agar tidak terjadi lagi seperti didaerah Provinsi Riau. Sehingga adanya bantuan dan kerjasamanya dengan Korem 044/Gapo dalam rangka pelaksanaan siaga bencana kebakaran hutan dan lahan diwilayah Sumsel karena kegiatan yang sama dilaksanakan di Palangkaraya kemudian terdapat satu Posko di Provinsi Riau yaitu adanya teknologi modifikasi cuaca untuk memantau cuaca diwilayah Sumatera bila cuaca ekstreem. Perkiraan musim kemarau dari BMKG akan berlangsung dari bulan Juni sampai dengan Agustus untuk itu pelaksanaan siaga bencana kebakaran hutan dan lahan diwilayah Sumsel juga berkoordinasi dengan Polda Sumsel dan Pemda Sumsel untuk mendukung kegiatan ini. Secara teknis pelaksanaan kegiatan siaga bencana kebakaran hutan dan lahan diwilayah Sumsel setiap hari didahului dengan rapat di Posko BPBD Provinsi Sumsel bersama Kepala UPTD Kebakaran hutan dan lahan untuk mengetahui kondisi wilayah yang terdapat titik api dan lokasi tempat pengambilan air yang terdekat dengan titik api dilanjutkan persiapan terbang ke lokasi yang direncanakan. Kegiatan ini telah berjalan 5 hari yang lalu dan akan ditinjau langsung oleh Gubernur Sumsel untuk melihat langsung kegiatan ini jangan hanya menerima laporan saja, untuk itu Gubernur Sumsel akan meninjau kelapangan dengan terbang bersama menuju Pagaralam untuk melihat kegiatan siaga bencana kebakaran hutan dan lahan diwilayah Sumsel. Sampai dengan tadi malam terdapat 5 hot spot titik api yang terpantau yaitu 2 di Kabupaten Muara Enim dan 3 di Kabupaten Lahat. Suatu kehormatan kami berada di Sumsel ini dan mereka akan melakukan yang terbaik untuk ini demikian pernyataan Mr. Yevheniy Klipachenko pilot Helikopter MI-8 MTV-1 UR-CMI-Rusia. Dengan menggunakan Helikopter maka pemadaman api dapat dijangkau sampai ke sasaran sedangkan bila kita menggunakan kendaraan mobil atau motor maka tidak dapat menjangkau titik api yang berada jauh dari jalan yang tidak dapat dilalui kendaraan darat. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama. Audiensi dilaksanakan pada hari Kamis, 19 Juni 2014 pukul 09.30 Wib s.d. selesai di ruang rapat Makorem 044/Gapo dan dihadiri Kasrem 044/Gapo, Para Kasi, Pasi dan Kabalak Korem 044/Gapo, Dantim Intel Korem 044/Gapo, Kepala UPTD Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Sumsel, rombongan BNPB dan Crew Helikopter MI-8 MTV-1 UR-CMI-Rusia.
|