BANGUN KEBERSAMAAN MELALUI MANUNGGAL SUBUH
Rabu, 18 Juni 2014 (15:10)
Palembang, (Pendam II/Swj). Dalam rangka peningkatan iman dan taqwa, siar agama dan membangun kebersamaan, Rabu (18/6/2014, Kodam II/Swj kembali melaksanakan program Manunggal Subuh yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat. Kegiatan Manunggal Subuh yang diprakarsai Kodam II/Swj ke 101, kali ini dilaksanakan di Masjid Nurul Fityan yang berlokasi di Jl. Sersan Sani Sekip Ujung Palembang.
Para prajurit dan PNS TNI yang berada di Garnizun Palembang serta pejabat Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang serta masyarakat di sekitar Masjid sebelum waktu sholat Subuh dimulai sudah berbondong-bondong dan membaur jadi satu memenuhi Masjid yang dibangun pada era pemerintahan Presiden Suharto. Para jamaah Masjid Nurul Fityan tampak khusuk melaksanakan ibadah sholat Subuh berjamaah dan mendengarkan tauziah yang disampaikan Ustadz Dr.H. Herwansyah, M.Ag. Ustadz Dr.H. Herwansyah, M.Ag., dalam tauziahnya usai sholat Subuh, mengatakan agar umat Islam mempersiapkan diri baik lahir maupun bahin untuk menyambut datangnya bulan suci Romadhan, bulan yang banyak mengandung berkah dan bulan yang selalu ditunggu-tunggu oleh umat Islam dengan penuh kegembiraan. Menurutnya ada beberapa bulan yang utama dalam 12 bulan yaitu Bulan Sya”ban, Rajab dan Romadhan yang masing-masing mempunyai keutamaan. Selain itu juga ditambahkan bahwa bulan ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa dimana didalamnya terdapat banyak keutamaan diantaranya Allah melimpahkan (karunia-Nya), Allah SWT akan menurunkan rahmat, menghapuskan kesalahan-kesalahan dan mengabulkan do’a yang dipanjatkan. “Allah akan melipatgandakan segala kebaikanmu dibulan itu dan akan membanggakanmu dihadapan para malaikat. Maka tampilkanlah dari diri kamu yang baik-baik, karena orang yang malang adalah orang yang tidak mendapatkan rahmat Allah pada bulan itu“, ungkapnya. Lebih lanjut Ustadz Dr. H. Herwansyah. M.Ag, berpesan kepada kita semua bahwa kita harus mengingat mati, agar kita selalu tawakal dan taat kepada Allah SWT ciri-ciri orang yang mendekati kematian adalah: rambut mulai berubah putih, mata mulai kabur, gigi mulai rapuh dan ompong, pendengaran mulai kurang, sering lupa dan suka bersandar jika duduk, ujarnya.
|