DANREM 045/GAYA MEMPERKUAT WAWASAN KEBANGSAAN SISWA SMA DAN SMK SE KOBA
Senin, 24 Maret 2014 (12:09)
Bangka Tengah (Penrem 045/Gaya). Dalam Program unggulan Korem 045/Garuda Jaya Army go to school Komandan Korem 045 Garuda Jaya Kolonel Inf Untung Budihaa para siswa SMA 1 Koba SMK 1 Koba dan SMK 2 Koba Jumat 21/03/2014 di Gedung serbaguna Pemda Bangka Tengah Babel
Kegiatan Army go to school kali ini diikuti 1300 siswa dan 100 guru se kota Koba Kabupaten Bangka Terngah dan dihadiri oleh Bupati Bangka Tengah Tengah H. Erzaldi Rosman Djohan, , Kabid pendidikan menengah Dinas Pendidikan Bangka Tengah Bapak Paisal Mpd dan Staf Ahli Bapak Julhasnan Topik yang diangkat Danrem kali ini “membangun wawasan kebangsaan pemuda dalam menghadapi abad ke-21” yang didahului dengan membahas sejarah bangsa dimulai dari kejayaan kerajaan sriwijaya pada abad ke 7 yang menguasai maritim jalur perdagangan laut di selat Malaka dan menjadi coin collector dan kerajaan Majapahit pada abad ke 14 dengan mahapati Gajah Mada pada saat itu rajanya Hayam Wuruk Menguasai dari Thailand sampai Papua Nugini,dan Timor Timur dengan sumpah palapa Dari sejarah tersebut bahwa bangsa kita Indonesia itu memiliki banyak keunggulan mulai dari sumber daya manusianya, geografis maupun sumber daya alamnya namun tidak digunakan sebagaimana mestinya, kadang kita bersaing antar kita sendiri saling menjatuhkan dalam merebut kekuasaan Pada kesempatan ini, Danrem juga mengingatkan kepada siswa sebagai generasi muda penerus perjuangan untuk membangun bangsa dan Negara di masa depan untuk tidak mudah terpecah belah jaga kekompakan mulai sekarang tanamkan semangat persatuan dan kesatuan diantara siswa walupun beda sekolah hindari tawuran antar sekolah. Lebih lanjut Danrem menyampaikan "Pentingnya untuk bersatu sesama anak bangsa, yang diwujudkan dalam kebangkitan Nasional dan dalam ikrar Sumpah Pemuda," dalam sejarah perjalanan membangun Negara Indonesia oleh para pahlawan yang berbeda etnis suku dan agama tapi tetap mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia kita “ungkap Danrem”. Juga menjelaskan terntang sejarah kemerdekaan RI yang telah diperjuangkan hingga didirikan secara bersama-sama oleh seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Mereuke yang dipersenjatai . Dalam materinya Danrem selalu memprovokasi kepada 1400 siswa dan para guru supaya mencintai bangsa dan Negara Indonesia ini mempersiapkan diri untuk berdisiplin rajin belajar serta menguasai teknologi dan ilmu pengetahuan serta menjelaskan tentang tantangan bangsa dimasa depan. “Siswa ini merupakan generasi muda yang akan membawa bangsa 20 tahun yang akan datang kalian tidak boleh lengah kita jaga Negara ini yang telah diperjuangkan oleh para pejuang pendahulu kita dengan mengorbankan jiwa, raga dan harta linangan air mata dan tetesan demi kemerdekaan bangsa. Perang yang akan datang tidak lagi dilakukan secara konvensional, tetapi dilakukan dengan menggunakan teknologi canggih. "Konsep perang masa depan, tidak lagi menunggu lawan datang. Namun perang menggunakan teknologi berupa Cyber War," ungkap Untung saat dihadapan para siswa se Kota Koba Jadi kata Untung, kedepan perang menggunakan teknologi yang tinggi dengan Cyber War, seperti Robotic. "Dalam menghadapi perang tekhnologi, tanpa bersama-sama masyarakat, maka TNI tidak bisa berjalan dengan baik. Sehingga dengan tranformasi TNI AD ini juga perlu kesadaran para generasi muda yang tinggi dalam menghadapi tantangan bangsa kedepan," ungkapnya. Sebelum mengakhiri ceramahnya Danrem juga mengingatkan kepada para siswa untuk selalu mengembangkan potensi yang dimiliki untuk kemajuan bangsa dan negara papar Danrem
|