ACARA SYUKURAN DALAM RANGKA PERINGATAN HUT KODAM II/SWJ KE-68 TAHUN 2014
Senin, 06 Januari 2014 (13:29)
Palembang,(Pendam II/Swj). Sejarah lahirnya Kodam II/Swj diawali dari berbagai organisasi bersenjata yang pernah ada diwilayah Sumatera Selatan seperti Badan Penjaga Keamanan Rakyat (BPKR), kemudian berubah menjadi Badan Keamanan Rakyat (TKR) merupakan jejak langkah sejarah berdiri Kodam II/Sriwijaya 1 Januari 1946 yang bernama Sub Komandemen Sumatera Selatan, yang kemudian pada tanggal 12 Februari 1985 sampai dengan sekarang ditetapkan menjadi Komando Daerah Militer II/Sriwijaya melalui surat Keputusan KASAD Nomor: Skep/346/II/1985.
Acara syukuran HUT Kodam II/Swj ke-68 tahun 2014, yang diperingati secara sederhana yang dihadiri oleh berbagai pejabat FKPD Sumsel dan masyarakat kota Palembang serta dimeriahkan oleh artis ibukota Tukul Arwana dan Musisi legendaris Koes Plus, Yonif 144/JY, tari saman gabungan Yonarmed-15/Tarik dan Polres Baturaja, tarian Zarah Zapin dari Jambi serta acara lainnya di lapangan Apel Markas Kodam II/ Sriwijaya, Senin 6 Januari 2014 bertempat Makodam II/Swj. Jalan Jenderal Sudirman KM 2,5 Palembang. Perjalanan panjang 68 tahun pengabdian Kodam II/Sriwijaya hingga mencapai kondisi seperti sekarang ini, tentu tidak terlepas dari hasil rintisan dan pembinaan yang telah dilakukan oleh para sesepuh dan pendahulu Kodam II/Sriwijaya. Oleh karena itu, sudah sepatutnya pada kesempatan yang berbahagia ini, kita menyampaikan rasa hormat, bangga dan terima kasih seraya memanjatkan do’a, agar para pendahulu selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa, disertai tekad untuk melanjutkan cita-cita luhur perjuangannya. Sebagaimana dipahami bahwa, wilayah tugas yang menjadi tanggung jawab Kodam II/Sriwijaya demikian luas, meliputi 5 provinsi dengan dimensi tantangan tugas yang begitu kompleks dan sarat dengan permasalahan dalam segala aspek kehidupan. Menyikapi kondisi tersebut, maka setiap prajurit dan satuan Kodam II/Sriwijaya, harus senantiasa mengembangkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang tinggi, sehingga secara dini dapat mengantisipasi setiap gangguan dan ancaman yang mungkin terjadi. Setiap prajurit Kodam II/Sriwijaya harus senantiasa mengobarkan semangat keprajuritan yang dilandasi nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI. Hayati makna militansi TNI Angkatan Darat yang mencerminkan keunggulan moral dan semangat pantang menyerah dalam bingkai semangat Kemanunggalan TNI – Rakyat dengan senantiasa menjalin komunikasi, koordinasi dan sinergitas dengan berbagai komponen bangsa lainnya. Untuk itu, kepada segenap unsur pimpinan di semua tingkatan jajaran Kodam II/Sriwijaya, saya ingatkan kembali agar secara sungguh-sungguh dan tidak henti-hentinya berupaya meningkatkan kualitas prajurit, melalui pembinaan satuan yang terarah, terencana dan berlanjut. Hal ini sejalan dengan tema yang diangkat pada ulang tahun kali ini, yaitu “Dengan dilandasi profesionalisme dan militansi keprajuritan, Kodam II/Sriwijaya bersama komponen bangsa lainnya siap menjaga kedaulatan NKRI”. Pegang teguh sesanti “Patah Tumbuh Hilang Berganti” yang berarti jiwa kejuangan akan tetap berlanjut dari generasi ke generasi dan tidak terputus, sekalipun dimensi tantangan telah berubah. Demikian amanat Kasad Jenderal TNI Budiman yang dibacakan oleh Pangdam II/Swj Mayjen TNI Bambang Budi Waluyo pada acara Syukuran HUT Kodam II/Swj ke-68, 6 Januari 2014 bertempat dilapangan apel Makodam II/Swj Palembang. Kasad Jenderal TNI Budiman juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Pejabat FKPD Provinsi se-Sumbagsel, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan segenap komponen masyakarat, atas kerja sama dan dukungan yang diberikan kepada satuan jajaran Kodam II/Sriwijaya, sehingga dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Dengan harapan apa yang telah diberikan selama ini, hendaknya dapat dipelihara dan ditingkatkan lagi di masa mendatang. Hadir pada acara tersebut, Gubernur Prov. Sumatera Selatan H.Alex Nurdin beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Mayjen TNI (Purn) Syahrial BP Peliung, Kapolda Sumsel, Kasdam II/Swj, Ketua DPRD Palembang, Kajati Sumsel, Irdam II/Swj, Danrem 044/Gapo, Para Perwira Ahli Pangdam II/Swj, Para Sesepuh Kodam II/Swj, Para Ketua KB TNI, Danlanal dan Danlanud Palembang, Para Pejabat Jajaran Kodam II/Swj, Ketua beserta pengurus Dharma Pertiwi Daerah B, Para tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda Sumsel serta seluruh prajurit dan PNS TNI Kodam II/Swj beserta keluarganya.
|