Wujudkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Kasdam II/Swj Resmi Tutup TMMD Ke-128 di Lahat
Kamis, 21 Mei 2026 (11:35)
Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0405/Lahat di Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, resmi ditutup, pada Kamis (21/05/2026). Upacara penutupan dipimpin oleh Kasdam II/Swj Brigjen TNI Iwan Ma'ruf Zainudin, S.E., M.M.
Tampak hadir dalam acara tersebut, Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Guswulandari, S.I.P., Dandim 0405/Lahat Letkol Inf David Jihandika Henry Wijayanto, S.H., M.Sos., serta Bupati Lahat Burza Zarnubi, S.E., bersama Unsur Forkopimda Kabupaten Lahat.
Pangdam II/Sriwijaya dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kasdam II/Swj Brigjen TNI Iwan Ma'ruf Zainudin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dansatgas, Pemerintah Kabupaten Lahat, dan seluruh masyarakat yang telah bahu-membahu selama satu bulan penuh. Mengusung tema, *"TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa"*, program ini menegaskan bahwa kebersamaan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan warga merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
"Melalui momentum ini, Pangdam menekankan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga bertujuan mempererat tali silaturahmi sekaligus membangkitkan kembali semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa," ujarnya.
Dalam laporan hasil program, Dansatgas TMMD Ke-128 menyatakan seluruh sasaran fisik dan non-fisik telah rampung 100 persen. Sasaran fisik utama yang berhasil diselesaikan meliputi pembukaan jalan usaha perkebunan sepanjang 2 kilometer dengan lebar 6 meter, pembangunan plat duiker, pos kamling, 5 unit MCK beserta sumur bor, rehabilitasi sekolah TK, perbaikan tempat ibadah, bedah 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta ketahanan pangan budidaya ikan.
Sementara itu, sasaran non-fisik diisi dengan berbagai penyuluhan strategis, mulai dari wawasan kebangsaan, bela negara, pertanian, bahaya narkoba, hingga edukasi kesehatan terkait keluarga berencana (KB) serta pencegahan stunting di wilayah Sumatra Selatan.
Menutup amanatnya, Kasdam II/Swj menitipkan pesan penting agar seluruh fasilitas fisik yang telah dibangun dapat dirawat dan dipelihara bersama oleh pemerintah daerah dan masyarakat agar manfaatnya bertahan lama. Ia juga meminta agar semangat gotong royong yang telah tercipta tidak luntur dan dijadikan modal utama dalam membangun desa ke depan.
Upacara penutupan ditandai secara simbolis melalui pemukulan gong bersama jajaran Forkopimda. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan peninjauan bakti sosial oleh Kasdam II/Swj dan rombongan, yang meliputi layanan pengobatan gratis, pasar murah/bazar, serta pembagian sembako kepada warga setempat yang berjalan dengan aman dan tertib.
|