KODAM II/SRIWIJAYA GELAR LAPORAN KESIAPAN SELEKSI PENERIMAAN CALON PRAJURIT TNI AD DAN SPPI TA 2026
Senin, 11 Mei 2026 (08:58)
Pangdam II/Sriwijaya, Mayor Jenderal TNI Ujang Darwis, M.D.A., memimpin rapat Laporan Kesiapan Pemeriksaan dan Pengujian penerimaan Calon Bintara (Caba) PK Reguler Pria Gelombang II, Caba PK Reguler Wanita dan Keahlian, serta Calon Tamtama (Cata) PK Gelombang II dan SPPI KDKMP/KNMP TA 2026, bertempat di Ruang Puskodalops Makodam II/Sriwijaya, Senin (11/05/2026).
Kegiatan ini menjadi tahap penting dalam memastikan kesiapan panitia seleksi di wilayah Kodam II/Sriwijaya untuk menjaring generasi muda terbaik sesuai standar nasional yang ditetapkan Panpus TNI AD serta dalam laporannya, tercatat antusiasme tinggi dari para pendaftar di wilayah Sumsel & Bangka Belitung hingga awal Mei 2026, tercatat sebanyak 2.469 orang mendaftar online untuk Caba PK Pria, 810 orang untuk Caba PK Wanita, dan 2.301 orang untuk Cata PK Gelombang II. Sementara itu, program SPPI KDKMP dan KNMP menarik minat luar biasa dengan total 33.530 pendaftar online, meskipun hanya 209 peserta yang dinyatakan lulus ambang batas seleksi kompetensi metode CAT untuk mengikuti tahapan pemeriksaan selanjutnya.
Rangkaian pemeriksaan dan pengujian akan dilaksanakan secara bertahap mulai Mei hingga Juni 2026, mencakup materi administrasi, kesehatan tahap I (termasuk EKG jantung), jasmani, hingga penelitian personel (Litpers). Bagi calon yang dinyatakan lulus di tingkat Panda, mereka akan melanjutkan seleksi ke tingkat pusat yang lebih ketat, meliputi kesehatan tahap II, psikologi, hingga sidang pantukhir untuk menentukan kelayakan mengikuti pendidikan pertama. Pangdam II/Sriwijaya menegaskan kepada seluruh panitia agar menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan objektif demi kemajuan TNI AD dan bangsa.
Mayjen TNI Ujang Darwis berharap proses seleksi ini mampu melahirkan prajurit sukarela dan pegawai koperasi yang berkualitas serta memiliki integritas tinggi. Upaya pembenahan terhadap tahapan seleksi terus dilakukan agar proses penjaringan ini berjalan lebih efektif dalam mendapatkan personel yang memiliki atensi dan potensi terbaik.
|