Pangdam II/Sriwijaya Pimpin Rapat Dewan Pengawas BLU Rumkit AK Gani, Tekankan Optimalisasi Layanan Kesehatan
Kamis, 23 April 2026 (08:49)
Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., memimpin langsung Rapat Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan Umum (BLU) Rumah Sakit Tk. II Dr. AK Gani yang diselenggarakan di Aula Rumkit AK Gani, Palembang, pada Kamis (23/4/2026).
Rapat ini menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi kinerja serta memperkuat sinergi antara manajemen rumah sakit dengan jajaran dewan pengawas guna memastikan standar pelayanan kesehatan bagi prajurit, PNS TNI, dan masyarakat umum tetap terjaga dengan prima.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi Kodam II/Swj, di antaranya Irdam II/Swj Brigjen TNI M. Fachmi Rizal Nasution, Kakesdam II/Swj Kolonel Ckm dr. Maksum Pandelima, Sp OT M.M.R S., Asrendam II/Swj Kolonel Inf Mustamin, serta Karumkit AK Gani Kolonel Ckm Dr. dr. Nirwan Arief, Sp.M. Turut hadir mitra strategis dari Kementerian Keuangan, yakni Ka Kanwil DJKN Prov. Sumsel, Babel & Jambi, Bapak Ferdinan Lengkong, S.H., dan Ka Kanwil DJPb Prov. Sumsel, Bapak Rahmadi Purwanto, Ak., M.Acc., P.hD., yang memberikan perspektif profesional terkait tata kelola keuangan BLU.
Rangkaian acara dimulai dengan paparan komprehensif dari Karumkit Dr. AK Gani mengenai capaian operasional dan tantangan yang dihadapi, disusul dengan diskusi mendalam serta pemberian rekomendasi dari para anggota Dewan Pengawas. pangdam II/Swj juga menekankan pentingnya transparansi dan inovasi dalam pengelolaan rumah sakit agar mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi medis serta tuntutan layanan publik yang semakin dinamis.
Usai menutup rapat secara resmi dan melakukan sesi foto bersama, Pangdam II/Swj beserta rombongan Dewan Pengawas melanjutkan kegiatan dengan meninjau langsung progres pembangunan gedung baru di area RS AK Gani TK II Palembang untuk Pengecekan lapangan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengembangan infrastruktur fasilitas kesehatan tersebut berjalan sesuai rencana dan standar kualitas yang ditetapkan, demi meningkatkan kapasitas daya tampung dan kenyamanan pasien di masa mendatang.
|