Putus Rantai Tengkulak: Kasdam II/Sriwijaya Simak Arahan Kabancadnas Kemhan RI Soal Koperasi Desa Merah Putih*
Selasa, 07 April 2026 (10:13)
Kepala Staf Kodam (Kasdam) II/Sriwijaya, Brigjen TNI Iwan Ma'ruf Zainudin, mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Awal Rekrutmen Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan TA. 2026 pada Selasa (07/04/2026). Bertempat di Ruang Rapat Puskodalopsdam II/Swj.
Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual melalui video conference (Vicon) bersama Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan RI, Letjen TNI Gabriel Lema, dalam kegiatan tersebut, Kasdam II/Sriwijaya turut didampingi oleh sejumlah Wakil Asisten Staf Umum Kodam II/Swj, Wakaajendam II/Swj dan Wakakesdam II/Swj.
Kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) awal ini menunjukkan keseriusan Kodam II/Sriwijaya dalam mendukung program strategis nasional yang digagas oleh Kementerian Pertahanan RI guna memperkuat struktur ekonomi pedesaan melalui sumber daya manusia yang berkualitas.
Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan RI, Letjen TNI Gabriel Lema, dalam sambutannya mengumumkan bahwa pendaftaran rekrutmen SPPI telah resmi dibuka kembali, baik melalui jalur daring (online) maupun pendaftaran langsung.
Dia juga menegaskan pentingnya memperkuat barisan antara TNI, Polri, dan unsur terkait lainnya demi menyukseskan program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), dan Program ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem ekonomi desa yang mandiri dan tangguh melalui pendampingan tenaga ahli muda.
Lebih lanjut, Letjen TNI Gabriel Lema menjelaskan bahwa sasaran utama rekrutmen tahun 2026 ini adalah menjaring 30.000 sarjana (S1) dari berbagai disiplin ilmu di seluruh Indonesia. Para lulusan terbaik ini nantinya akan diseleksi secara ketat melalui mekanisme yang terstruktur untuk mengawaki operasional koperasi desa. "Mereka dipersiapkan menjadi garda terdepan dalam mengelola potensi ekonomi daerah melalui wadah KDKMP yang tersebar di pelosok negeri," ujarnya.
Sejalan dengan visi tersebut, Direktur Utama Agrinas Pangan, Bapak Joao Angelo De Sousa Mota, mengatakan bahwa Koperasi Merah Putih bukanlah toko ritel biasa, melainkan terobosan besar dari Bapak Presiden RI kita dimana Program ini merupakan wadah distribusi strategis yang didanai negara untuk memutus rantai tengkulak yang selama ini merugikan petani dan nelayan.
Dengan hadirnya KDKMP ini nantinya diharapkan akan terciptanya arus ekonomi baru yang lebih adil dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat desa," ungkapnya.
Sebagai penutup, ditekankan bahwa para personel SPPI yang terpilih bukan sekadar manajer toko, melainkan "Perwira Ekonomi" yang bertugas sebagai pendobrak stagnasi ekonomi di daerah dan mereka diharapkan memiliki kapasitas manajerial yang mumpuni serta integritas tinggi untuk mencapai cita-cita masyarakat yang sejahtera dan makmur.
Melalui kolaborasi lintas sektoral ini, Kodam II/Sriwijaya siap mengawal rekrutmen dan implementasi program demi kemajuan pembangunan nasional yang merata.
|