Cetak Prajurit Profesional, Danrindam II/Sriwijaya Buka Pendidikan 1.584 Prajurit Siswa Tamtama
Sabtu, 28 Maret 2026 (15:29)
Komandan Rindam II/Sriwijaya, Brigjen TNI Lalu Habibburahim Wiradarma, S.I.P., M.Si., M.Han., mewakili Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., secara resmi membuka Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI AD Gelombang I TA 2026. Upacara pembukaan yang berlangsung digelar di Lapangan Jenderal Sudirman Secata Rindam II/Sriwijaya pada Sabtu (28/03/2026), menandai dimulainya perjalanan baru bagi para calon prajurit.
Sebanyak 1.584 prajurit siswa yang telah dinyatakan lulus seleksi ketat kini bersiap menempa diri di kawah candradimuka Secata Rindam II/Sriwijaya. Para siswa ini merupakan putra-putra terbaik bangsa yang telah menyisihkan ribuan peserta lainnya demi memenuhi panggilan ibu pertiwi. Pendidikan ini bertujuan untuk mengubah sikap, mental, dan perilaku dari masyarakat sipil menjadi prajurit TNI AD yang memiliki disiplin serta loyalitas tinggi.
Pangdam II/Sriwijaya dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Danrindam II/Swj mengucapkan selamat kepada seluruh prajurit siswa atas keberhasilan mereka terpilih sebagai bagian dari keluarga besar Angkatan Darat. Beliau menekankan bahwa terpilihnya para siswa ini adalah sebuah kehormatan sekaligus amanah besar yang harus dijaga dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab selama menjalani masa pendidikan.
Pangdam juga mengingatkan bahwa keberhasilan lulus dari seleksi yang kompetitif harus dijadikan sebagai pemacu semangat untuk mengikuti pendidikan semaksimal mungkin. Para siswa diminta memanfaatkan kesempatan berharga ini untuk menimba ilmu kemiliteran dengan sungguh-sungguh. Mengingat rangkaian kegiatan pendidikan ke depan akan sangat berat dan melelahkan, ketahanan fisik dan mental menjadi kunci utama keberhasilan mereka.
Lebih lanjut, Pangdam meyakini bahwa dengan tekad yang kuat, para siswa akan mampu menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan dengan baik. Target utama dari pendidikan ini adalah melahirkan sosok Tamtama TNI Angkatan Darat yang tidak hanya profesional dan berkualitas, tetapi juga menjadi kebanggaan keluarga serta institusi. Disiplin dalam mengikuti setiap instruksi, petunjuk, dan arahan dari para pelatih sangat ditekankan sebagai bagian dari pembentukan karakter prajurit.
Kepada jajaran Danrindam II/Sriwijaya beserta staf, pembina, guru militer (gumil), dan pelatih, Pangdam menitipkan penuh kepercayaan untuk mendidik para siswa tersebut. Beliau menginstruksikan agar proses pengawasan dan pengendalian dilakukan secara cermat dan konsisten. Para pelatih didorong untuk mengembangkan kreativitas dan improvisasi dalam mengajar agar kemampuan penalaran serta pemecahan masalah para siswa dapat berkembang secara optimal.
Sebagai penutup, ditekankan pula pentingnya mengutamakan faktor keamanan dalam setiap rangkaian latihan. Seluruh personel yang terlibat wajib memedomani dan melaksanakan prosedur pengamanan secara baik dan benar untuk meminimalisir risiko. Dengan sinergi yang baik antara pelatih dan siswa, diharapkan Pendidikan Pertama Tamtama ini dapat berjalan lancar hingga pelantikan nanti, menghasilkan prajurit TNI AD yang handal dan profesional.
|