Sinergi dalam Keberagaman : Kodam II/Sriwijaya Ajak Warga Tionghoa Perkokoh Kerukunan Bangsa
Selasa, 17 Februari 2026 (07:16)
Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Adri Koesdyanto, mewakili Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., menghadiri perayaan Imlek Bersama warga Tionghoa di Rajawali Grand Ballroom, Palembang, Senin (16/2/2026).
Kehadiran jenderal bintang satu ini menegaskan komitmen TNI dalam mengawal keberagaman dan mempererat tali silaturahmi antar elemen masyarakat di wilayah Binaan Teritorial Kodam II/Sriwijaya.
Mengusung tema, “Harmoni Imlek Nusantara”, kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang erat. Dalam sambutannya, Brigjen TNI Adri Koesdyanto menyampaikan ucapan selamat serta harapan agar momentum tahun baru ini membawa keberkahan, kesehatan, dan kedamaian bagi seluruh warga yang merayakan, sekaligus menjadi pemantik semangat kebersamaan bagi bangsa.
Brigjen TNI Adri menekankan bahwa tradisi Imlek merupakan simbol kekayaan kemajemukan Indonesia yang wajib dijaga. Dirinya menegaskan bahwa di tengah dinamika sosial yang ada, TNI berkomitmen penuh untuk hadir sebagai perekat integrasi nasional yang berdiri tegak di atas semua golongan tanpa membedakan latar belakang.
Lebih lanjut, Danrem menyatakan bahwa harmoni dan toleransi adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas wilayah. Semangat kebersamaan yang terpancar dalam perayaan ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh lapisan masyarakat bahwa kekuatan sejati bangsa Indonesia terletak pada persatuan dan kesatuan yang kokoh dalam bingkai NKRI.
Kodam II/Sriwijaya juga menyatakan komitmennya untuk terus merangkul seluruh elemen masyarakat guna memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan menghilangkan sekat-sekat perbedaan, Kodam II/Sriwijaya memastikan akan selalu berada di garda terdepan dalam merajut kembali nilai-nilai persaudaraan demi kepentingan nasional yang lebih besar.
Menutup rangkaian acara, Danrem mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjadikan semangat "Harmoni Imlek Nusantara" sebagai momentum memperkuat solidaritas. Melalui penguatan nilai-nilai toleransi, diharapkan tercipta situasi wilayah yang aman dan kondusif, di mana setiap warga negara dapat hidup berdampingan secara damai dalam kecintaan yang sama terhadap tanah air.
|