Selamat Datang Di Website Kodam II/Sriwijaya "Patah Tumbuh Hilang Berganti"
Search



05/04/2026 13:06:57

Menu Utama

 HOME
 NORMA
       Sapta Marga
       Sumpah Prajurit
       11 Asas Kepemimpinan
       8 Wajib TNI
       Panca Prasetya Korpri
       Perintah Harian Panglima TNI
       Perintah Harian Kasad
 PRASAJA
       Struktur
       Pangdam
       Kasdam
       Hari Jadi
       Peta Dislokasi Satuan Kodam II
       Penugasan
       Visi & Misi Kodam II
       Tugas Pokok Kodam II/Swj
       Jajaran Pejabat
 SEJARAH
       Organisasi
       Panglima
       Sesepuh
       Pergolakan
       Perjuangan
       AM Belanda
       Kisah Heroik
 IDENTITAS
       Lambang
       Pataka
       Mars
 SATUAN KODAM II/ SWJ
       KOREM
       BATALYON
 PENDAFTARAN PRAJURIT
       Pendaftaran AKMIL
       Pendaftaran PA PK
       Pendaftaran Bintara
       Pendaftaran Tamtama
       Bintara Unggulan & Kowad
 KONTAK
 GALLERY
 PENERANGAN PASUKAN
 KOLOM PENGADUAN
 ZONA INTEGRITAS
 PPID
       PPID MENU
Latest News

Perkuat Militansi Prajurit, Danrem 045/Gaya Kunjungi Markas Batalyon TP 946/Depati Menumbing
03/04/2026 17:00
Bangga..., Jasdam II/Sriwijaya Terima Penghargaan Prakasa Award
03/04/2026 04:15
Wujudkan Organisasi yang Solid, Pangdam II/Swj Tekankan Objektivitas dalam Sidang Pankar Pamen dan Pama TW I TA.2026
02/04/2026 13:23
Wujud Kepedulian Sosial, Ketua Dharma Pertiwi Daerah B Hadiri Donor Darah Dalam Rangka Apel Bersama Wanita TNI dan HUT Ke-62 Dharma Pertiwi
02/04/2026 13:13
Perkuat Sinergitas, Pangdam II/Sriwijaya Terima Audiensi Kakanwil ATR/BPN Provinsi Sumsel
02/04/2026 12:18
Perkuat Sinergi dan Kolaborasi, Pangdam II/Swj Terima Audiensi Pimpinan BRI Palembang
01/04/2026 12:03
Yonif TP 874/PA Lubuklinggau Cetak Prajurit Ahli Agribisnis Lewat Bimtek Terpadu
01/04/2026 11:30
Pangkat Baru, Semangat Baru: Pangdam II/Swj Tantang Perwira Hadapi Kompleksitas Tugas Masa Depan
01/04/2026 04:25
Pangdam II/Sriwijaya Tinjau Langsung Kondisi Prajurit Yon TP 948/Ksatria Serasan Sekate
31/03/2026 12:16
106 Titik Pembangunan KDKMP di Wilayah Kodam II/Sriwijaya Capai 100%
31/03/2026 10:36
Email

INTERNAL E-MAIL

 

Calendar

April 2026
MiSnSeRbKmJmSb
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

MENGELOLA ALAM SECARA BIJAK TIDAK DENGAN MEMBAKAR HUTAN DAN LAHAN

Rabu, 07 Februari 2018 (14:54)

Penrem 044/Gapo 

Kabut asap akibat terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi permasalahan serius bagi masyarakat secara luas. Bukan hanya di Indonesia, tetapi negara tetanggapun juga kena imbas akibat asap yang ditimbulkan oleh Karhutla ini.  Untuk mengantisipasi terjadinya Karhutla tersebut, sejak tahun 2009 pemerintah pusat telah mengeluarkan Undang-Undang dan Peraturan Menteri yang mengatur tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yaitu UU Nomor 32/2009 dan Permen LH Nomor 10/2010. Dalam peraturan tersebut, terisi tentang ancaman bagi oknum pembakar lahan bisa terancam pidana penjara maksimal 10 tahun dan denda hingga Rp.10 miliar.

Komandan Korem (Danrem) 044/Gapo Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP. menjelaskan, hutan maupun lahan yang menjadi langganan terjadi kebakaran sebenarnya bisa menjadi produktif, bahkan lahan tersebut bisa dimanfaatkan untuk bertani, beternak maupun berkebun. Seperti lahan di Desa Pangkalan Bayat Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin. Di desa ini, masyarakat yang terbiasa melakukan kegiatan illegal, kini mulai beralih untuk bertani maupun berkebun. “Secara langsung kegiatan ini dapat menciptakan lahan perekonomian baru dalam meningkatkan perekonomian keluarga,” terang Danrem.

Bahkan, sambung dia, Desa ini pada beberapa waktu yang lalu ditunjuk sebagai contoh dalam penanaman padi perdana jenis IP100 yang dihadiri langsung oleh Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI AM. Putranto S.Sos. bersama pejabat pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin. “Prajurit TNI AD sangat siap membantu masyarakat yang ingin memanfaatkan lahan untuk bercocok tanam,” ujar Kolonel Kunto.

Terlebih, Korem 044/Gapo sendiri memiliki formula Bios 44 yang merupakan agen hayati dari gabungan simbiosis mutualisme antar mikroorganisme yang dapat mengatur pH tanah dan memberikan unsur makro pada tanah sehingga dapat menambah tingkat kesuburan pada tanaman. “Bios 44 merupakan gabungan simbiosis mutualisme antar mikroorganisme dan berfungsi untuk mempercepat terjadinya pembusuk materiai organik lahan gambut. Dan juga sekaligus melembabkan serta menutup rongga gambut dengan hifa atau sejenis lendir yang dihasilkan mikroorganisme yang terkandung dalam larutan yang sudah diformulasi,” paparnya.

Dijelaskan, Bios 44 merupakan gabungan mikroorganisme yang mampu memproduksi endospore yang tahan terhadap terhadap lingkungan seperti panas, asam, dan garam, dapat berada dalam lingkungan ekstrim dalam jangka waktu yang lama. Endospore adalah zat yang dibentuk pada saat mikroorganisme stress terhadap asupan makanan, memungkinkan organisme Bios 44 untuk terus berada di dalam lingkungan sampai kondisi menjadi baik. “Inilah kelebihan utama Bios 44 yang tidak dimiliki oleh banyak formulasi mikroorganisme pada umumnya,” jelasnya.

Dengan pemberian Bios 44 pada lahan gambut dilanjutkan kemudian dengan penebaran eceng gondok sebagai agen pupuk hijau serta pereduksi oksigen dari lahan gambut yang selama ini menjadi pendukung terjadinya kebakaran lahan. Setelah oksigen berkurang maka dimasa yang akan datang api tidak akan menjalar meluas (merambat) seperti yang terjadi sebelumnya. Di samping itu eceng gondok yang telah mati akibat kemarau akan berfungsi menjadi pupuk atau penyedia unsur hara pada lahan gambut. “Setelah itu mari kita bertanam kedelai, rakyat makmur, berdaulat pangan,” tukasnya.

Untuk membantu para petani dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian maupun perkebunan, Korem 044/Garuda Dempo telah memberikan bantuan kepada para petani secara cuma-cuma di seluruh wilayah Sumsel bahkan hingga keluar Sumsel dengan penggunaan Bios 44, serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang manfaat dan cara menggunakan Bios 44.

Tidak hanya itu, pada tahun 2016 di lahan gambut Sumsel telah dilakukan penebaran Bios 44 dengan kapasitas besar bekerjasama dengan tim Karhutla lainnya seperti BNPB, BPBD dan pihak terkait lainnya dengan menggunakan Pesawat Helly. Dengan dilakukan penebaran Bios 44 ini, hingga tahun 2018 ini tidak lagi terjadi kebakaran lahan gambut seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya. Dan masyarakat dapat memanfaatkan lahan gambut tersebut untuk bercocok tanam, baik pertanian maupun perkebunan dan perikanan, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat di lahan gambut tersebut.

Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP. menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar tidak melakukan kebiasaan lama dalam mengolah lahan dengan cara membakar, selain dapat mengakibatkan kerugian, juga akan di ancam dengan hukuman pidana yang cukup berat bagi pelakunya. “Kini Korem 044/Gapo telah memberikan solusi dalam pengolahan lahan dengan memberikan formula Bios 44 kepada masyarakat, selain untuk mencegah kebakaran juga dapat meningkatkan hasil produktivitas di bidang pertanian, perkebunan maupun perikanan,” pungkas Danrem.


 
Profil

 

PANGDAM II/SWJ
MAYJEN TNI UJANG DARWIS, M.D.A.
 

KASDAM II/SWJ
BRIGJEN TNI IWAN MA'RUF ZAINUDIN, S,E.
 
 
PPID

 

 


Penerangan Pasukan

ZONA INTEGRITAS

 
 
 VIDEO ZONA INTEGRITAS
  
 
 
 
 
video

 

 

 
 
 
 
LINK

 

Pemerintah Indonesia

 

    

   TNI        KEMHAN

 

 

TNI AL


 
  
  
Copyright © 2009 by Kodam II Sriwijaya. Development & Design by Digital Kreasi