Selamat Datang Di Website Kodam II/Sriwijaya "Patah Tumbuh Hilang Berganti"
Search



05/04/2026 20:00:29

Menu Utama

 HOME
 NORMA
       Sapta Marga
       Sumpah Prajurit
       11 Asas Kepemimpinan
       8 Wajib TNI
       Panca Prasetya Korpri
       Perintah Harian Panglima TNI
       Perintah Harian Kasad
 PRASAJA
       Struktur
       Pangdam
       Kasdam
       Hari Jadi
       Peta Dislokasi Satuan Kodam II
       Penugasan
       Visi & Misi Kodam II
       Tugas Pokok Kodam II/Swj
       Jajaran Pejabat
 SEJARAH
       Organisasi
       Panglima
       Sesepuh
       Pergolakan
       Perjuangan
       AM Belanda
       Kisah Heroik
 IDENTITAS
       Lambang
       Pataka
       Mars
 SATUAN KODAM II/ SWJ
       KOREM
       BATALYON
 PENDAFTARAN PRAJURIT
       Pendaftaran AKMIL
       Pendaftaran PA PK
       Pendaftaran Bintara
       Pendaftaran Tamtama
       Bintara Unggulan & Kowad
 KONTAK
 GALLERY
 PENERANGAN PASUKAN
 KOLOM PENGADUAN
 ZONA INTEGRITAS
 PPID
       PPID MENU
Latest News

Perkuat Militansi Prajurit, Danrem 045/Gaya Kunjungi Markas Batalyon TP 946/Depati Menumbing
03/04/2026 17:00
Bangga..., Jasdam II/Sriwijaya Terima Penghargaan Prakasa Award
03/04/2026 04:15
Wujudkan Organisasi yang Solid, Pangdam II/Swj Tekankan Objektivitas dalam Sidang Pankar Pamen dan Pama TW I TA.2026
02/04/2026 13:23
Wujud Kepedulian Sosial, Ketua Dharma Pertiwi Daerah B Hadiri Donor Darah Dalam Rangka Apel Bersama Wanita TNI dan HUT Ke-62 Dharma Pertiwi
02/04/2026 13:13
Perkuat Sinergitas, Pangdam II/Sriwijaya Terima Audiensi Kakanwil ATR/BPN Provinsi Sumsel
02/04/2026 12:18
Perkuat Sinergi dan Kolaborasi, Pangdam II/Swj Terima Audiensi Pimpinan BRI Palembang
01/04/2026 12:03
Yonif TP 874/PA Lubuklinggau Cetak Prajurit Ahli Agribisnis Lewat Bimtek Terpadu
01/04/2026 11:30
Pangkat Baru, Semangat Baru: Pangdam II/Swj Tantang Perwira Hadapi Kompleksitas Tugas Masa Depan
01/04/2026 04:25
Pangdam II/Sriwijaya Tinjau Langsung Kondisi Prajurit Yon TP 948/Ksatria Serasan Sekate
31/03/2026 12:16
106 Titik Pembangunan KDKMP di Wilayah Kodam II/Sriwijaya Capai 100%
31/03/2026 10:36
Email

INTERNAL E-MAIL

 

Calendar

April 2026
MiSnSeRbKmJmSb
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

SESUAI AUDIT BPK, CETAK SAWAH CLEAR DAN MENINGKAT 400 %

Kamis, 09 November 2017 (08:46)

TNI-AD

Jakarta. Anggota IV BPK Rizal Djalil menyampaikan bahwa berdasarkan hasil audit BPK, program kerjasama antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan TNI Angkatan Darat sudah sesuai dengan Peraturan Presiden No. 54 tahun 2010 khususnya Tentang Pengadaan Barang dan Jasa. Rizal memastikan tidak ada peraturan yang bertentangan dengan program ini.

Bahkan Rizal mengapresiasi kerjasama Kementan dengan TNI yang disebutnya sebagai program terobosan di bidang pangan.

“Sejak dijalankan pada tahun 2015, program ini berjalan sangat baik. Dengan masuknya TNI, semakin nyata dan semakin konkrit capaian pencetakan sawah. Hingga Triwulan II tahun 2017, sudah tercetak 150.959 ha dengan realisasi mencapai 2,6 triliun dari yang dianggarkan 4,1 triliun,” jelas Rizal.

Sementara Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pelaksanaan cetak sawah yang dilakukan Kementerian Pertanian bersama TNI AD, telah dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami telah melakukan kerjasama dengan TNI AD di bidang pangan dengan mengacu pada sejumlah peraturan, diantaranya Undang-Undang No. 34 Tahun 2004 dan Inpres No. 5 Tahun 2011 tentang penanganan Produksi beras nasional dalam kondisi iklim ekstrim. Demikian disampaikan Mentan Amran Sulaiman pada konferensi pers bersama Kasad Jenderal TNI Mulyono dan anggota IV BPK Rizal Djalil di Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (6/11/2017).

Amran menyebutkan TNI AD memiliki peranan penting dalam capaian swasembada sejumlah komoditas pangan, termasuk beras. Sebagaimana diketahui bahwa pada tahun 2015 terjadi El-Nino dan 2016 terjadi La Nina, yang lebih dahsyat dibandingkan El Nino 1998 maupun La Nina 1999. Tapi Indonesia berhasil melewatinya dan bahkan produktivitas beras meningkat sehingga sejak 2016 pemerintah tidak mengeluarkan rekomendasi izin impor beras. Keberhasilan ini tidak bisa dilepaskan dari kerjasama Kementan dan TNI di bidang pangan, termasuk dalam cetak sawah baru.

“Hasil dari kerjasama Kementan dan TNI AD, hasil cetak sawah bisa tercapai. Dibandingkan tahun 2014, hasil cetak sawah pada tahun 2015-2017, naik hingga 400%. Kenaikan tersebut tertinggi dalam sejarah pertanian di Indonesia,” imbuh Amran.

Menteri asal Sulawesi Selatan tersebut tidak memungkiri bahwa dalam prakteknya masih terdapat kendala, diantaranya meliputi ketidaksiapan petani dan pengairan yang ada belum mencukupi. Amran mengajak semua pihak untuk secara bersama-sama mengatasi semua permasalahan yang ada.

“Kalau ada kesalahan pada 1- 2 hektare, mari kita perbaiki bersama. Kemarin di Pontianak disebutkan sempat bermasalah, tapi ternyata bukan program cetak sawah milik pemerintah, melainkan swadaya masyarakat. Karena itu, kalau ada kesalahan, mari kita perbaiki. Tapi jangan kesalahan lahan sekecil itu menjadi representasi dari capaian yang lebih besar,” papar Mentan.

Pada kesempatan jumpa pers tersebut, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono menyebutkan bahwa kerjasama Kementan dan TNI di bidang pangan sesuai dengan yang diamanahkan dalam UU No. 34 Tahun 2004. Dalam peraturan tersebut disebutkan bahwa TNI memiliki 14 tugas lain di luar tugas operasi militer, salah satunya adalah tugas dalam meningkatkan kesejahteraan dan masyarakat, serta melancarkan pembangunan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Kasad membantah bahwa kerjasama Kementan dan TNI mengganggu tugas utama TNI dalam bidang kemiliteran. “Tugas pendampingan di bidang ketahanan pangan dilakukan oleh satuan komando wilayah dari satuan ZENI AD, dimana salah satu tugasnya adalah konstruksi. Sehingga yang kita kerahkan sesuai dengan tupoksinya,” ungkap Kasad.

Jenderal Mulyono meminta masyarakat untuk bersabar dengan hasil cetak sawah yang digarap oleh TNI.

“Sudah pasti lahan yang baru dibuka, kualitas tanahnya tidak akan sama dengan lahan sawah yang sudah lama. Dengan bukaan lahan sawah sudah tentu akan mengubah pola kerja masyarakat dan membentuk kebiasan yang baru. Untuk itu, kami perlu terus melakukan pendampingan agar lahan sawah yang digarap bisa optimal,” imbuhnya. (sumber: Humas Kementan RI)


 
Profil

 

PANGDAM II/SWJ
MAYJEN TNI UJANG DARWIS, M.D.A.
 

KASDAM II/SWJ
BRIGJEN TNI IWAN MA'RUF ZAINUDIN, S,E.
 
 
PPID

 

 


Penerangan Pasukan

ZONA INTEGRITAS

 
 
 VIDEO ZONA INTEGRITAS
  
 
 
 
 
video

 

 

 
 
 
 
LINK

 

Pemerintah Indonesia

 

    

   TNI        KEMHAN

 

 

TNI AL


 
  
  
Copyright © 2009 by Kodam II Sriwijaya. Development & Design by Digital Kreasi