PRAJURIT KODAM II/SWJ TINGKATKAN KEMAHIRAN MENEMBAK
Rabu, 16 November 2016 (11:26)
Palembang, (Pendam II/Swj). Dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak, prajurit Kodam II/Swj, Rabu (16/11/2016) melaksanakan latihan menembak senjata ringan Triwulan IV TA. 2016 bertempat di lapangan tembak Yonif Raider 200/Bhakti Negara, Gandus - Palembang.
Latihan menembak senjata ringan ini merupakan bagian dari program Kerja dan Anggaran Kodam II/Swj dan juga menjadi salah satu pokok kebijakan Pangdam II/Swj TA. 2016, dibidang operasi dan latihan yakni meningkatkan kemampuan satuan jajaran Kodam II/Swj dengan pemberian kemampuan kemahiran menembak dan kemampuan bela diri militer (BDM). Dalam sesi latihan menembak senjata ringan yang berlangsung selama dua hari (Rabu s.d Kamis, tanggal 16 s.d 17 November 2016), seluruh prajurit di lingkungan Staf Umum Makodam II/Swj dan beberapa Badan Pelaksana Kodam II/Swj, dibawah pimpinan Komandan latihan dan para pelatih dari Denma Kodam II/Swj melaksanakan latihan menembak senjata pistol FN dan senapan panjang M 16 A1. Untuk latihan menembak pistol diperuntukkan bagi prajurit golongan Perwira, dilaksanakan pada jarak 25 meter dengan sikap berdiri dua tangan, 6 butir peluru tembakan koreksi dan 10 butir peluru tembakan penilaian. Sementara untuk menembak senapan, yang diperuntukkan bagi prajurit Bintara dan Tamtama, dilaksanakan pada jarak 100 meter dengan sikap tiarap, 6 butir peluru tembakan koreksi dan 10 butir tembakan penilaian. Selesai menembak, masing-masing petembak melihat hasil perkenaan tembakannya pada lesan. Ditempat terpisah, Kapendam II/Swj Kolonel Arh Syaepul Mukti Ginanjar,S.I.P menjelaskan bahwa latihan menembak merupakan salah satu fokus dalam pembinaan satuan. Karena keberhasilan pembinaan menembak, akan memberi dampak psikologis yang positif terhadap prajurit, dalam melaksanakan tugasnya sebagai alat Negara di bidang pertahanan. Latihan menembak ini, sambung Kapendam II/Swj juga merupakan salah satu penjabaran dari kebijakan Kasad dalam pembinaan satuan, dimana setiap prajurit TNI AD harus berdisiplin, jago perang, jago tembak, jago bela diri dan memiliki fisik yang prima. “Kemampuan dan kemahiran menembak merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap prajurit TNI AD, untuk memenangkan suatu pertempuran, sehingga harus dilaksanakan secara rutin, terprogram dan berkesinambungan. Oleh sebab itu, setiap prajurit harus memiliki kemahiran menembak dengan berlatih dan berlatih”, pungkasnya.
|