KODAM II/SWJ GELAR RAPAT EVALUASI PENGUATAN BINTER
Kamis, 15 September 2016 (16:32)
Palembang, (Pendam II/Swj), Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan Perjanjian Kerjasama (MoU) antara TNI AD dengan Konsorsium SKK Migas Sumbagsel dan para Pimpinan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) yakni : PT Medco E & P Indonesia, PT Petrochina International Jabung Ltd., Job Pertamina Talisman Jambi Merang, tentang penguatan Binter di wilayah kerja kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi. Kamis (15/9/2016), pejabat dari SKK Migas, Pejabat dari Staf Teritorial TNI AD dan Pejabat Kodam II/Swj yang terlibat langsung dalam pelaksanaan tugas di lapangan, menggelar Rapat Evaluasi kegiatan Penguatan Binter Wilayah yang dipimpin Kasdam II/Swj Brigjen TNI Marga Taufiq SH,MH bertempat di Gedung Jenderal Sudirman, Makodam II/Swj.
Pangdam II/Swj dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kasdam II/Swj Brigjen TNI Marga Taufiq SH,MH ketika membuka rapat evaluasi penguatan Binter menjelaskan bahwa Kodam II/Swj berkewajiban untuk mengamankan Objek Vital Nasional bersifat Strategis yang ada di wilayah Sumbagsel, yang merupakan salah satu aset dan sumber pendapatan negara, sehingga apabila terjadi gangguan akan berdampak besar bagi kepentingan negara dan masyarakat luas. Dikatakan oleh Pangdam II/Swj bahwa Kodam II/Swj telah membentuk Satgas untuk melaksanakan kegiatan penguatan Binter di wilayah kerja PT. Petrocina Ltd, Medco E&P Indonesia dan JPT Jambi Merang. Keberadaan Satgas pengamanan selama ini, menurut Mayjen TNI Sudirman telah mampu dan efektif dalam menekan terjadinya pencurian minyak (Illegal Tapping). Melalui rapat evaluasi ini, Pangdam II/Swj mengharapkan berbagai permasalahan dan kendala terkait pelaksanaan nota kesepahaman antara SKK Migas dengan TNI AD di wilayah kerja Kodam II/Swj dapat dibahas dan dicarikan solusinya secara tuntas. Sementara itu, Paban IV/Komsos Sterad Kolonel Arm Purbo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa TNI AD berdasarkan UU no. 34 thn 2004 adalah Instansi negara bidang pertahanan Negara yang mempunyai tupok antara lain melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat, melalui kegiatan penguatan pembinaan teritorial oleh komando kewilayahan. Lebih lanjut dikatakan bahwa kegiatan yang harus dilakukan aparat dilapangan antara lain adalah kemampuan teritorial secara terpadu, pembinaan ketahanan wilayah secara terpadu, komunikasi sosial secara terpadu dan bakti TNI secara terpadu serta menekankan agar aparat yang bertugas langsung dilapangan senantiasa menjunjung tinggi kode kehormatan militer dengan selalu menerapkan sikap teritorial dalam wujud sikap, pola pikir dan pola tindak yang berhubungan dengan segenap komponen bangsa dalam rangka memantapkan kemanunggalan TNI - rakyat. Hadir pada kesempatan rapat Evaluasi penguatan Binter antara lain para pejabat dari SKK Migas, Irdam II/Swj, para Asisten Kodam, Danrem 042/Gapo beserta Kasi Korem dan Dandim, Danrem 044/Gapo beserta Kasi Korem dan Dandim, Danramil dan pejabat terkait lainnya.
|