PANGDAM II/SWJ : APARAT INTELIJEN HARUS TINGKATKAN DETEKSI DAN CEGAH DINI
Kamis, 15 September 2016 (15:58)
Palembang, (Pendam II/Swj), Dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis, maka aparat intelijen harus meningkatkan kualitas kemampuan sumber daya Aparat Intelijen terutama kemampuan dalam bidang deteksi dan cegah dini, membentuk jaring serta mampu membuat laporan intelijen secara cepat, tepat waktu dan cermat sebagai bahan masukan bagi pengambilan keputusan.
Demikian ditegaskan Pangdam II/Swj Mayjen TNI Sudirman S.H, M.M, dalam amanat tertulis yang dibacakan Kasdam II/Swj Brigjen TNI marga Taufiq SH, MH, ketika menutup kegiatan Mobile Training Team (MTT) Intelijen Teritorial Bais TNI TA. 2016, di Balai Prajurit, Jln Sekanak – Palembang, Kamis (15/9/2016), yang diikuti 100 prajurit intelijen TNI dari satuan jajaran Kodam II/Swj, Lanal dan Lanud Palembang. Kegiatan Mobile Training Team (MTT) Intelijen Teritorial Bais TNI yang telah berlangsung selama 2 hari (14.s.d15 September 2016) ini adalah dalam rangka optimalisasi mewujudkan sinergitas dan interoperabilitas peran intelijen dan territorial. Interoperabilitas dan sinergitas ini sangat penting bagi keberhasilan pencapaian tugas pokok TNI, sehingga membutuhkan bekerja sama dan berbagi informasi dengan pihak lain serta kemauan dan kemampuan untuk bersinergi dengan pihak lain, baik internal jajaran TNI maupun dengan pihak/ instansi lain seperti Polri, Kejaksaan, Imigrasi, Pemda, Bea Cukai, BNPT, BNPP, BNPB, BIN, dan lain lain. Dalam kesempatan tersebut Pangdam II/Swj juga menyampaikan atensi kepada para peserta MTT untuk senantiasa mengikuti perkembangan terkini tentang berbagai hal yang berkaitan dengan dinamika kehidupan masyarakat di wilayah tugasnya, sehingga dapat menyampaikan hasil analisa Intelijen yang cepat dan akurat, sebagai masukan Pimpinan dalam mengambil langkah-langkah strategis yang diperlukan. Pangdam II/Swj juga berharap agar semua materi yang telah disampaikan seperti perkembangan radikal kiri dan Radikal kanan, Intelijen Teritorial, Proxy War, perkembangan situasi Global dan Regional, permasalahan orang asing dan permasalahan perbatasan, serta pengetahuan tentang Cyber Inteligence dapat diaplikasikan secara profesional guna meningkatkan kinerja peran aparatur intelijen dalam pelaksanaan tugasnya. “Mari kita bangun rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap tugas, tumbuhkan rasa kepedulian, tegakkan kepatuhan dan loyalitas terhadap perintah-perintah yang diberikan”, ujar Pangdam II/Swj. Upacara penutupan MTT Intelijen Teritorial Bais TNI ditandai dengan menyanyikan lagu Indonesia raya oleh seluruh peserta MTT dan undangan yang hadir serta pelepasan tanda peserta oleh Kasdam II/Swj. Hadir pada kesempatan tersebut, para Tim MTT Bais TNI, Asisten Kodam II/Swj, Perwakilan Lanal dan Lanud Palembang, Kabalakdam II/Swj serta undangan lainnya.
|