PRAJURIT DILARANG MENJADI TIM SUKSES DAN PENDUKUNG
Senin, 16 November 2015 (15:26)
Palembang, (Pendam II/Swj). Seluruh prajurit dan PNS Kodam II/Swj ditekankan agar jangan sampai terlibat sebagai tim sukses atau menjadi pendukung salah satu pasangan calon, khususnya yang masih ada hubungan keluarga/mantan anggota TNI AD. Prajurit dan PNS agar tetap menjaga netralitas TNI dalam Pilkada serentak tahun 2015
Demikian ditekankan Staf Ahli Pangdam II/Swj bidang ideologi Kolonel Inf Widhayat ketika bertindak sebagai Inspektur Upacara Bendera Mingguan, Senin (16/11/2015) di Lapangan Makodam II/Swj Palembang, terkait akan digelarkan Pilkada serentak tanggal 9 Desember 2015. Lebih lanjut dikatakan bahwa dalam pelaksanaan Pilkada serentak di wilayah Sumbagsel tidak menutup kemungkinan ada purnawirawan/mantan anggota TNI AD, yang ikut mencalonkan diri sebagai pasangan calon dan mengajak/mendukung keluarga untuk memberikan suara kepada pasangan calon tersebut. Untuk itu, prajurit harus tetap menjaga netralitas, tidak berpihak, tidak ikut, atau tidak membantu salah satu pihak serta tidak menjadi tim sukses/pendukung. Selain itu, prajurit dan PNS Kodam II/Swj juga ditekankan untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan serta tetap menjunjung tinggi sikap netralitas TNI dari segala bentuk kegiatan politik praktis serta senantiasa membina kemanunggalan TNI rakyat. “Jangan sekali-kali turut campur dalam urusan yang bukan menjadi kewenangan TNI dan selalu waspadai segala bentuk provokasi dari pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab”, tandas Kolonel Inf Widhayat. Turut hadir pada kesempatan tersebut upacara bendera tersebut, Irdam II/Swj Kolonel Inf Suko Basuki, para Staf Ahli Pangdam II/Swj, para Asisten Kodam dan para Kabalak di lingkungan Makodam II/Swj serta segenap prajurit dan PNS Kodam II/Swj.
|