KOREM 044/GAPO SOSIALISASIKAN PERAN TNI DALAM PENANGGULANGAN BENCANA
Kamis, 11 Juni 2015 (18:52)
Palembang, (Penrem 044/Gapo) Kapenrem 044/Gapo merangkap WS Kasi Teritorial Korem 044/Gapo Mayor Inf Dedi Sugiri, SE memberikan sosialisasi peran dan fungsi TNI dalam penanggulangan bencana di provinsi Sumsel kepada para peserta pelatihan tanggap darurat bencana provinsi Sumsel tahun 2015 Angkatan I yang diselenggarakan oleh BPBD provinsi Sumsel bertempat di kantor BPBD provinsi Sumsel pada 11/6/2015.
Kegiatan dibuka oleh Kepala BPBD provinsi Sumsel H. Yulizar Dinoto, SH dihadiri oleh para kepala BPBD Kab/Kota se-Sumsel, 75 orang perwakilan dari BPBD Kabupaten/Kota se-provinsi Sumsel dengan nara sumber dari Korem 044/Gapo, dinas pemadam kebakaran provinsi Sumsel, Badan SAR provinsi Sumsel, Dinas Kesehatan provinsi Sumsel. WS Kasi Ter Korem 044/Gapo dalam paparannya menjelaskan tentang tugas pokok TNI sesuai dengan Undang-undang RI Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI menjelaskan bahwa tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah negara kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD negara Republik Indonesia tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Disamping itu dijelaskan juga tentang tugas TNI seperti tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP), kriteria bencana, prinsip-prinsip dalam penanggulangan bencana alam, pertimbangan pelaksanaan, tataran kewenangan, mekanisme pelibatan satuan TNI AD, tahap pra bencana dan tahap tanggap darurat, demikian tegasnya. Selain kegiatan pelatihan ini juga dilaksanakan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan guna mencegah bencana asap yang diselenggarakan oleh BPBD dengan instansi terkait bertempat di Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman, pengetahuan, perencanaan serta keterampilan teknis penanggulangan bencana bagi satuan tugas penanggulangan bencana se Kab/Kota provinsi Sumsel dengan materi antara lain manajemen penanggulangan bencana, peran TNI dalam penanggulangan bencana, teknik evakuasi korban bencana, pertolongan korban akibat bencana, penanggulangan bahaya kebakaran pemukiman dan lahan. Selain teori para peserta juga akan melakukan praktek penggunaan alat-alat penanggulangan bencana seperti perahu karet, mesin pompa air dan penjernih air. Kepala BPBD provinsi Sumsel menyampaikan Insyaallah provinsi Sumsel tahun 2015 bebas asap. Upaya BPBD bersama instansi terkait memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang lokasinya sering terjadi kebakaran lahan dengan tujuan untuk menyadarkan masyarakat untuk tidak membuka lahan kebun dengan cara membakar yang dapat berakibat bencana asap. Dengan telah dikeluarkannya maklumat dari Kapolda Sumsel yang disebarluaskan kepada masyarakat Sumsel yang isinya antara lain untuk menginformasikan kepada masyarakat akan sanksi hukum dan denda apabila melakukan pembakaran lahan yang menyebabkan bencana asap sehingga diharapkan masyarakat tidak membuka lahan kebun dengan cara membakar.
|