PANGDAM II/SWJ : LATIHAN SEBAGAI PRIORITAS PEMBINAAN SATUAN TEMPUR
Kamis, 05 Maret 2015 (17:08)
Palembang, (Pendam II/Swj). Latihan harus menjadi prioritas pembinaan satuan tempur. Agar Pembinaan Satuan dapat dilaksanakan secara optimal maka perlu keterlibatan seluruh anggota dan pimpinan satuan. Pembinaan satuan yang baik apabila dilaksanakan dengan benar, terarah dan terencana. Latihan yang dilaksanakan dengan baik akan dapat meningkatkan kemampuan dan efektifitas satuan guna mendukung tugas pokok. Pembinaan Satuan yang berhasil akan terus meningkatkan profesionalisme, akuntabilitas kinerja, disiplin dan motivasi kerja sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing.
Hal tersebut disampaikan Pangdam II/Swj Mayjen TNI Iskandar M. Sahil, SE, ketika memberikan pengarahan kepada prajurit Yonif 141/AYJP Korem 044/GAPO, di Mako Yonif 141/AYJP, Muara Enim, Kamis (5/3/2015). Pada kesempatan tersebut Pangdam beserta Istri Ny. Umi Amborowati Iskandar, didampingi Aster Kasdam II/Swj Kolonel Inf Syaiful Anwar, Aspers Kasdam II/Swj Letkol Inf Muhammad Syeh Ismed, serta Kapendam II/Swj Letkol Arh Syaepul Mukti Ginanjar, S.IP. Pangdam juga menyampaikan Pembinaan Satuan harus dilakukan secara benar dan terarah, dengan mengedepankan fungsi Wasdal. Satuan yang berhasil adalah satuan yang pasti melaksanakan pembinaan satuan dengan baik dan benar, untuk itu kembangkan dan tingkatkan kualitas penyelenggaraan latihan di satuan, serta lakukan koreksi dan perbaikan bilamana ditemukan kesalahan. Pangdam juga menekankan kepada Para Perwira untuk terus memacu diri, belajar dan berlatih guna meningkatkan Profesionalisme. Perwira harus senantiasa menerapkan kepemimpinan tatap muka secara langsung dengan prajurit sehingga dapat memahami dan menyelami keunggulan dan kelemahan prajurit yang dipimpinnya serta menjadi contoh teladan bagi prajurit di bawahnya, “jangan jarkoni (bisa mengajar tapi tidak bisa melakoni),“tandas Pangdam. Pangdam juga mengingatkan agar unsur Komandan lebih peduli dan tanggap terhadap permasalahan anggota, Jangan terlibat kegiatan illegal dan bisnis haram seperti backing, penyelundupan, penyalahgunaan Narkoba, dan perbuatan yang tidak terpuji, Prajurit terlibat Narkoba dan tindakan illegal akan dipecat, Bangun soliditas dan kebersamaan antara aparat TNI dengan Polri, hindari terjadinya konflik, baik dengan masyarakat maupun Aparat Kepolisian, Tingkatkan budaya belajar, berlatih dan bersemangat, “tandasnya. Pangdam mengingatkan bahwa, rakyat menginginkan prajurit TNI yang profesional, berdisiplin, bermartabat dan rendah hati. “Jadilah prajurit yang mencintai dan dicintai rakyat, jangan sekali-kali merugikan dan menyakiti rakyat, kalian harus bangga menjadi prajurit dan selalu bersyukur atas karunia Tuhan”. Pada kunjungan tersebut Pangdam juga meresmikan pembangunan Under Pass rel kereta api, dan makan siang bersama seluruh Prajurit Yonif 141/AYJP.
|