KODAM II/SWJ TATAR PELATIH BELA DIRI MILITER
Kamis, 05 Maret 2015 (17:05)
Palembang, (Pendam II/Swj), Kodam II/Swj melaksanakan penataran pelatih bela diri militer (BDM) tersebar TA. 2015. Penataran pelatih yang diikuti 50 prajurit dan akan berlangsung selama 21 hari ini, Kamis (5/3/2015) dibuka oleh Komandan Rindam II/Swj Kolonel Inf Joko P Putranto bertempat di lapangan upacara Markas Komando Rindam II/Swj - Muara Enim.
Para pelatih yang ditatar BDM ini nantinya akan bertindak sebagai kader pelatih yang akan melatih anggota yang lain di satuannya masing-masing. Adapun tujuannya adalah untuk menyeragamkan teknik bela diri militer di satuan jajaran Kodam II/Swj dan sekaligus membekali prajurit dengan berbagai teknik kemampuan bela diri dan ilmu kepelatihan. Pangdam II/Swj Mayjen TNI Iskandar M Sahil dalam amanat tertulis yang dibacakan Danrindam II/Swj antara lain mengatakan bahwa bela diri militer merupakan program wajib bagi satuan jajaran TNI Angkatan Darat, khususnya bagi satuan tempur dan satuan bantuan tempur. Sebagai prajurit profesional, yang senantiasa dihadapkan pada tugas-tugas menjaga kedaulatan negara dari kemungkinan kontinjensi, bela diri merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki prajurit. Untuk itu, menurut Pangdam maka setiap prajurit baik secara perorangan maupun satuan, dituntut untuk menguasai bela diri militer, agar senantiasa siap menghadapi tantangan tugas apapun di lapangan. “Bela diri militer juga menjadi bagian dari program kerja dan anggaran satuan jajaran Kodam II/Swj dan ada alokasi anggarannya, seperti pada latihan perorangan lainnya. Untuk itu, seluruh satuan jajaran Kodam II/Swj wajib melaksanakan latihan BDM, dan kalian semua nantinya adalah sebagai kader pelatih di satuan kalian masing-masing”, tandas Pangdam. Pangdam II/Swj juga menekankan kepada peserta penataran agar menjadi pelatih BDM yang handal, profesional dan mumpuni. “Laksanakan penataran pelatih BDM ini secara serius dan penuh kesungguhan. Landasi dengan semangat, dedikasi dan profesionalisme. Tumbuhkan semangat harus bisa dan pasti bisa”, tegas Panglima. Pada bagian akhir amanatnya, Mayjen TNI Iskandar M Sahil berpesan agar para calon pelatih BDM ini melaksanakan latihan dengan sungguh-sungguh, memperhatikan faktor keamanan dan memelihara kesehatan serta menghindari dan meminimalkan terjadinya cidera saat latihan, dengan mengikuti semua instruksi pelatih serta menerapkan metode latihan secara benar. Turut hadir pada upacara pembukaan penataran pelatih BDM, Wadan Rindam II/Swj Letkol M Sholeh, para Kepala Bagian dan Komandan satuan Pendidikan jajaran Rindam II/Swj, serta para pejabat dan anggota Rindam II/Swj.
|