Perbaiki Jalur Vital Bagi Masyarakat Penanggiran, Survei Lokasi Rencana Pembangunan Jembatan di Wilayah Kodim 0404/ME
Senin, 19 Januari 2026 (09:13)
Survei lokasi rencana pembangunan jembatan permanen di wilayah Kodim 0404/Muara Enim dilaksanakan di Sungai Lematang, Desa Penanggiran, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, pada Jumat (17/01/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi lapangan sebagai dasar perencanaan pembangunan jembatan yang lebih aman dan layak bagi masyarakat.
Kegiatan survei dipimpin oleh Dansubzibang Prabumulih Lettu Czi Untoro, didampingi Babinsa Gunung Megang Serda Muhammad Ramadani dari Koramil 404-04/Gunung Megang serta Kaur Kesra Desa Penanggiran. Tim melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi sungai, akses jalan, serta aktivitas masyarakat yang selama ini bergantung pada jalur penyeberangan tersebut.
Hasil survei menunjukkan Sungai Lematang memiliki lebar sekitar 88 meter dengan kedalaman mencapai 10 meter saat kondisi normal dan hingga 15 meter saat air meluap. Arus sungai tergolong deras dengan dasar sungai berupa pasir dan lumpur, serta jenis tanah di tepi sungai yang lembut. Ketinggian air saat musim hujan atau banjir juga tercatat mencapai 15 meter, sehingga memerlukan perencanaan konstruksi yang kuat dan aman.
Akses jalan menuju lokasi dinilai cukup mudah, dengan kondisi jalan berupa cor beton dan status jalan kabupaten yang terhubung dari jalan lintas provinsi Sumatera Selatan menuju Desa Penanggiran. Jalur menuju lokasi relatif lurus tanpa tikungan tajam maupun tanjakan dan turunan yang curam, sehingga mendukung kelancaran mobilisasi material dan peralatan saat pembangunan nanti.
Dari sisi aktivitas, jembatan ini menjadi jalur vital bagi masyarakat dengan rata-rata sekitar 850 pejalan kaki dan 250 pengendara roda dua per hari. Pengguna utama meliputi pelajar, petani, pedagang, serta warga desa dengan total penduduk sekitar 1.500 KK atau 4.200 jiwa. Sebelum adanya rencana pembangunan jembatan permanen, masyarakat mengalami berbagai kendala seperti sulitnya akses anak sekolah, warga menuju kebun, serta terisolasinya antar dusun, terutama saat musim hujan.
Masyarakat Desa Penanggiran menyambut baik rencana pembangunan jembatan permanen dan berharap jembatan beton dapat segera direalisasikan. Jembatan yang ada saat ini merupakan jembatan gantung lama yang telah diperkuat dengan tiang penyangga serta lantai plat, namun dinilai belum memenuhi aspek keamanan jangka panjang. Dengan adanya jembatan baru, diharapkan akses pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan keamanan warga dapat meningkat secara signifikan.
|