Menjelang HUT RI ke-80, Satgas Yonif 144/JY Ajak Anak-Anak Perbatasan Belajar Bersama dengan Semangat Merah Putih
Rabu, 13 Agustus 2025 (08:49)
Dalam memeriahkan HUT RI ke 80 dan upaya mendukung pembangunan sumber daya manusia di wilayah perbatasan, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 144/JY melaksanakan kegiatan belajar bersama dengan mengajar anak-anak di Pos Kukumit, Kampung Pagoleva, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Rabu (13/8/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sertu Gustyan bersama personel pos, sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas mengajar berbagai mata pelajaran dasar seperti membaca, menulis, berhitung, serta memperkenalkan wawasan kebangsaan kepada anak-anak kampung.
“Menjelang HUT RI ke-80 ini, kami ingin menanamkan semangat nasionalisme sejak dini kepada anak-anak perbatasan. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus dibekali bukan hanya ilmu, tetapi juga rasa cinta terhadap Indonesia,” ujar Sertu Gustyan di sela kegiatan.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Dansatgas Yonif 144/JY, Letkol Inf Eko Siswanto, S.Hub.Int., M.I.P., yang menekankan pentingnya peran TNI dalam membantu pemerintah, khususnya di bidang pendidikan di wilayah perbatasan.
“Selain tugas utama menjaga kedaulatan wilayah, Satgas juga harus mampu menjadi solusi di tengah masyarakat. Pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa, dan kami berkomitmen untuk hadir dan membantu anak-anak di perbatasan agar tidak tertinggal dalam hal pendidikan,” ungkap Letkol Inf Eko Siswanto.
Kegiatan belajar bersama ini disambut antusias oleh masyarakat Kampung Pagoleva, terutama para orang tua yang merasa terbantu dengan kehadiran Satgas. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberi dampak positif bagi generasi muda di kampung mereka.
Dengan semangat “Merah Putih Kemerdekaan, Bersama Rakyat TNI Kuat”, Satgas Yonif 144/JY terus menunjukkan dedikasinya tidak hanya sebagai penjaga wilayah, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun bangsa dari pelosok negeri.
|