Selamat Datang Di Website Kodam II/Sriwijaya "Patah Tumbuh Hilang Berganti"
Search



03/04/2026 11:56:17

Menu Utama

 HOME
 NORMA
       Sapta Marga
       Sumpah Prajurit
       11 Asas Kepemimpinan
       8 Wajib TNI
       Panca Prasetya Korpri
       Perintah Harian Panglima TNI
       Perintah Harian Kasad
 PRASAJA
       Struktur
       Pangdam
       Kasdam
       Hari Jadi
       Peta Dislokasi Satuan Kodam II
       Penugasan
       Visi & Misi Kodam II
       Tugas Pokok Kodam II/Swj
       Jajaran Pejabat
 SEJARAH
       Organisasi
       Panglima
       Sesepuh
       Pergolakan
       Perjuangan
       AM Belanda
       Kisah Heroik
 IDENTITAS
       Lambang
       Pataka
       Mars
 SATUAN KODAM II/ SWJ
       KOREM
       BATALYON
 PENDAFTARAN PRAJURIT
       Pendaftaran AKMIL
       Pendaftaran PA PK
       Pendaftaran Bintara
       Pendaftaran Tamtama
       Bintara Unggulan & Kowad
 KONTAK
 GALLERY
 PENERANGAN PASUKAN
 KOLOM PENGADUAN
 ZONA INTEGRITAS
 PPID
       PPID MENU
Latest News

Bangga..., Jasdam II/Sriwijaya Terima Penghargaan Prakasa Award
03/04/2026 04:15
Wujudkan Organisasi yang Solid, Pangdam II/Swj Tekankan Objektivitas dalam Sidang Pankar Pamen dan Pama TW I TA.2026
02/04/2026 13:23
Wujud Kepedulian Sosial, Ketua Dharma Pertiwi Daerah B Hadiri Donor Darah Dalam Rangka Apel Bersama Wanita TNI dan HUT Ke-62 Dharma Pertiwi
02/04/2026 13:13
Perkuat Sinergitas, Pangdam II/Sriwijaya Terima Audiensi Kakanwil ATR/BPN Provinsi Sumsel
02/04/2026 12:18
Perkuat Sinergi dan Kolaborasi, Pangdam II/Swj Terima Audiensi Pimpinan BRI Palembang
01/04/2026 12:03
Yonif TP 874/PA Lubuklinggau Cetak Prajurit Ahli Agribisnis Lewat Bimtek Terpadu
01/04/2026 11:30
Pangkat Baru, Semangat Baru: Pangdam II/Swj Tantang Perwira Hadapi Kompleksitas Tugas Masa Depan
01/04/2026 04:25
Pangdam II/Sriwijaya Tinjau Langsung Kondisi Prajurit Yon TP 948/Ksatria Serasan Sekate
31/03/2026 12:16
106 Titik Pembangunan KDKMP di Wilayah Kodam II/Sriwijaya Capai 100%
31/03/2026 10:36
Perkuat Ketahanan Pangan, TNI dan Pemprov Sumsel Gelar Tanam Padi Serentak di Banyuasin
30/03/2026 11:13
Email

INTERNAL E-MAIL

 

Calendar

April 2026
MiSnSeRbKmJmSb
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Blak-blakan, Kolonel Debok Jadi Duta Vasektomi

Jumat, 23 Februari 2024 (10:04)

Pendam II/Sriwijaya 


Kolonel Inf Debok Sumantokoh, sosok Kajasdam II/Swj yang humoris ternyata tidak hanya gahar dalam pembinaan jasmani prajurit tapi juga figur yang inspiratif dalam hal penggalakan budi daya tanam endemik dan program KB yaitu menjadi Duta Vasektomi.

Hal itu disampaikan Kajasdam II/Swj Kolonel Inf Debok Sumantokoh ketika menerima kunjungan dan olahraga bersama anggota Pendam II/Swj pimpinan Kapendam II/Swj Kolonel Arh Saptarendra P, ST, MM , di Mako Jasdam II/Swj, Palembang, Jumat (23/02/2024).

Diungkapkan Kolonel Inf Debok, disela-sela kesibukannya dalam mengelola satuan yang dipimpinnya, dirinya juga sedang giat melakukan pembibitan berbagai tanaman endemik Indonesia.

"Seperti duren, alpukat, pala termasuk juga tanaman hidroponik, intinya yang memiliki manfaat dan nilai jual," ujar Debok buka pembicaraan.

"Apalagi lahan di Jasdam cukup luas, yaitu 9 hektar dan kemarin juga jadi obyek penanaman pohon oleh Pangdam II/Swj," imbuh Debok

Ketika disinggung tentang motivasi dia tentang Duta Vasektomi, Debok katakan bahwa yang dilakukanya untuk mendukung program KB dan kasihan terhadap kaum Ibu.

Untuk diketahui, Kolonel Debok Sumantokoh sejak 2007 diangkat sebagai duta Vasektomi oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumsel.

"KB itu identik dengan perempuan, ini mengesankan perempuan itu sebagai objek, padahal ada metode lain yang hasilnya sama dalam hal pengendalian pertumbuhan jumlah penduduk, yaitu vasektomi bagi suami, khususnya yang usia di atas 40 tahun," terang lulusan Akmil 1993 itu.

"Kasihan, istri kita yang jadi obyek KB dari mulai pil, IUD, suntik ataupun lainnya yang berpengaruh terhadap kesehatannya.. Sekali-kali, sebagai suami, mengalah untuk kebaikan rumah tangga," tambah dia.

Namun, lanjutnya, karena vasektomi itu belum familiar dan juga konotasi negatif maka dalam sosialisasi ini akan menjadi tantangan berat.

"Padahal yang dilakukan hanya mengikat saluran sperma sehingga cairan yang keluar tidak berkualitas lagi sehingga proses pembuahan akan gagal dengan sendirinya," ujar dia.

Lanjut dikatakannya, untuk menarik minat kaum pria be-KB, pemerintah memberikan biaya pemulihan kesehatan pasca operasi vasektomi yaitu Rp 150.000.

Terkait proses operasinya, Debok sampaikan sangat sederhana sekali dan memakan waktu sekitar lima menit.

"Para peminat dapat melapor ke KUPTB tingkat kecamatan dan menjalani tes kesehatan serta membuat surat pernyataan bersedia di vasektomi," kata mantan Kabintaljarahdam XIII/Merdeka itu.

"Dan yang penting, nggak pengaruh dengan kualitas hubungan nafkah batin istri," pungkas dia sembari tersenyum.


 
Profil

 

PANGDAM II/SWJ
MAYJEN TNI UJANG DARWIS, M.D.A.
 

KASDAM II/SWJ
BRIGJEN TNI IWAN MA'RUF ZAINUDIN, S,E.
 
 
PPID

 

 


Penerangan Pasukan

ZONA INTEGRITAS

 
 
 VIDEO ZONA INTEGRITAS
  
 
 
 
 
video

 

 

 
 
 
 
LINK

 

Pemerintah Indonesia

 

    

   TNI        KEMHAN

 

 

TNI AL


 
  
  
Copyright © 2009 by Kodam II Sriwijaya. Development & Design by Digital Kreasi