Selamat Datang Di Website Kodam II/Sriwijaya "Patah Tumbuh Hilang Berganti"
Search



23/05/2017 19:39:58

Menu Utama

 HOME
 NORMA
       Sapta Marga
       Sumpah Prajurit
       11 Asas Kepemimpinan
       8 Wajib TNI
       Panca Prasetya Korpri
       Perintah Harian Panglima TNI
 PRASAJA
       Struktur
       Pangdam
       Kasdam
       Jajaran
       Hari Jadi
       Peta Dislokasi Satuan Kodam II
       Penugasan
       Visi & Misi Kodam II
 SEJARAH
       Organisasi
       Panglima
       Sesepuh
       Pergolakan
       Perjuangan
       AM Belanda
       Kisah Heroik
 IDENTITAS
       Lambang
       Pataka
       Mars
 SATUAN KODAM II/ SWJ
       KOREM
       BATALYON
 PENDAFTARAN PRAJURIT
       Pendaftaran AKMIL
       Pendaftaran PA PK
       Pendaftaran Bintara
       Pendaftaran Tamtama
       Pendaftaran Beasiswa PA PK
 KONTAK
 GALLERY
 COMMENTS
 PENERANGAN PASUKAN
       PENERANGAN PASUKAN
 ARTIKEL
Latest News

MAYJEN TNI AM. PUTRANTO, S.SOS RESMI JABAT PANGDAM II/SWJ
23/05/2017 17:00
TON TANGKAS MEMBENTUK PROFESIONALISME PRAJURIT
23/05/2017 07:48
KODAM II/SWJ, JUARA II LOMBA TON TANGKAS TNI AD 2017
22/05/2017 17:44
GILIRAN PAMEN KODAM II/SWJ IKUTI SAMAPTA
22/05/2017 17:27
KASDAM II/SWJ ; JAGA KEBHINEKAAN DAN TOLERANSI
22/05/2017 17:16
200 PERSONEL PASUKAN GARUDA TERIMA BREVET MINUSCA
22/05/2017 16:36
KOREM 042/GAPU DAN KWARDA GELAR KEGIATAN TRI LOMBA WIRA KARTIKA TAHUN 2017
22/05/2017 16:16
TANGGAP BENCANA, KODIM 0405/LAHAT LAKSANAKAN LATIHAN POSKO
22/05/2017 14:46
KOREM 041/GAMAS MELAKSANAKAN UPACARA KEBANGKITAN NASIONAL KE-109 TAHUN
22/05/2017 14:20
KODAM GELAR TRADISI PENERIMAAN DAN PELEPASAN PEJABAT
21/05/2017 16:39
Email

INTERNAL E-MAIL

 

Calendar

Mei 2017
MiSnSeRbKmJmSb
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031   

PENERANGAN PASUKAN

  

Nomor  :  03 (Edisi Maret 2017)

WASPADA BERITA/INFORMASI HOAX

Dewasa ini penggunaan media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, WhatsApp, Youtube dan sejenisnya, begitu mewabah dan bahkan sudah menjadi bagian kebutuhan hidup dalam berkomunikasi antar manusia. Media sosial telah menjadi sarana komunikasi yang paling efektif dalam pembentukan opini publik dan penyebaran pesannya hampir tidak dapat dibendung. Saat ini sekitar 130 juta-an penduduk Indonesia, termasuk prajurit dan PNS TNI memanfaatkannya. Media sosial disebut menjadi medan pertempuran untuk mencapai tujuan, karena media sosial merupakan media yang sangat efektif, mudah, murah, cepat dan cakupannya sangat luas.

Namun, tidak jarang media sosial juga dimanfaatkan oleh pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab untuk menyampaikan atau meng-share berita bohong atau hoax  yang berisi fitnah, adu domba, provokasi dan berita-berita lain yang merugikan. Dewasa ini terdapat ribuan situs internet penyebar berita hoax. Berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI terdapat sekitar 700 s.d 800 ribu situs di Indonesia yang terindikasi sebagai penyebar berita palsu dan ujaran kebencian (hate speech).

Dampak marak dan masifnya berita-berita bohong (hoax) berpotensi dapat menyebabkan perpecahan, membahayakan persatuan dan kesatuan, kebhinneka tunggal ikaan, dan munculnya radikalisme. Tidak jarang terjadinya konflik, permusuhan, kesalahpahaman, benturan antar kelompok di masyarakat akibat beredarnya informasi yang keliru atau bersifat adu domba, tanpa dicek terlebih dahulu kebenarannya.

Oleh sebab itu, kita semua termasuk prajurit dan PNS TNI hendaknya tidak mudah percaya terhadap berbagai isu yang menyesatkan, lebih waspada dan selektif dalam memilah dan memilih informasi yang disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab melalui media sosial. Dalam konteks ini, kepada pimpinan dan seluruh personel Kodam II/Swj agar :

Pertama, mampu menguasai dan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi secara bijak, untuk tujuan yang baik, guna mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas. Memanfaatkan keberadaan media sosial untuk hal-hal positif, baik dari segi konten maupun cara menyampaikannya.

Kedua, prajurit dan PNS Kodam II/Swj harus cerdas, pandai memilah dan memilih berita yang positif dan bermanfaat. Tidak boleh terpengaruh dan mudah percaya terhadap berita bohong di Medsos. Memegang teguh rantai komando dan mempercayai informasi pimpinan satuan masing-masing.

Ketiga, lebih selektif, tidak latah dan tidak memposting atau men-share/menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya. Melakukan  cek dan recek terlebih dulu kebenaran konten atau info suatu berita / kejadian sebelum menyebarkannya.

Keempat, memahami aturan hukum (UU nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik) dan mengindahkan etika berinteraksi, antara lain berkomunikasi secara santun dan tidak mengumbar kata-kata kasar, tidak menyebarkan konten yang bersifat pornografi dan dapat mengganggu  SARA.

Kelima, memegang segala rahasia tentara sekeras-kerasnya. Maknanya, setiap prajurit TNI harus memegang segala sesuatu yang menjadi rahasia tentara, yang tidak boleh diketahui orang yang tidak berhak. Tidak boleh menyampaikan informasi yang menjadi  rahasia tentara, termasuk di medsos.

Demikian Lembar Penerangan Pasukan ini disampaikan kepada segenap prajurit dan PNS satuan jajaran Kodam II/Swj.

 
Profil

 
 
 
PANGDAM II/SWJ
MAYJEN TNI A.M. PUTRANTO, S.Sos
 

 
 KASDAM  II/SWJ
BRIGJEN TNI DR. MARGA TAUFIQ, S.H., M.H.
LINK

 

Pemerintah Indonesia

 

    

   TNI        KEMHAN

 

 

TNI AL
   045 GAYA 
   BATALYON
   BATALYON
  
Penerangan Pasukan

Suara Sriwijaya

 

  MAJALAH EDISI 21


 MAJALAH EDISI KHUSUS
Copyright © 2009 by Kodam II Sriwijaya. Development & Design by Digital Kreasi