SIGAP DAN TANPA TUNDA : Babinsa Kodim 0418/Palembang Evakuasi Ibu–Anak Korban Pohon Tumbang di 16 Ulu
Selasa, 02 Desember 2025 (03:21)
Aksi cepat dan tanpa tunda diperlihatkan oleh aparat kewilayahan di Palembang. Koptu Harry Akbar, Seorang Babinsa Kelurahan 16 Ulu Kodim 0418/Palembang, dengan sigap bergerak cepat mengevakuasi dua warga yang menjadi korban pohon tumbang di tengah hujan deras dan angin kencang yang terjadi di Jalan DI A Yani RT 14, Kecamatan Seberang Ulu II. Senin (1/12/2025) malam
Kejadian nahas tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.45 WIB. Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan sebatang pohon besar tumbang, bukan hanya menghalangi akses jalan utama, tetapi juga menimpa seorang ibu dan anaknya yang berada di lokasi. Laporan ini langsung direspons oleh Koptu Harry Akbar yang segera menuju tempat kejadian tanpa menunggu perintah lebih lanjut.
Korban yang tertimpa pohon diidentifikasi sebagai Oktaria Stefani (5) dan ibunya, Sofia (36). Keduanya mengalami luka-luka akibat insiden tersebut. Sang anak menderita luka pada kaki kanan, sementara ibunya mengalami memar di bagian kepala. Fokus utama Babinsa saat tiba di lokasi adalah memastikan kedua korban segera mendapatkan pertolongan medis secepatnya.
"Begitu menerima informasi ada warga tertimpa pohon, saya langsung menuju lokasi. Fokus kami adalah memastikan korban mendapatkan penanganan cepat," ujar Koptu Harry, menjelaskan prioritas tindakan yang ia ambil.
Berkat kesigapannya, kedua korban, Oktaria dan Sofia, berhasil dievakuasi dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang untuk mendapatkan perawatan intensif. Setelah memastikan korban berada dalam penanganan medis yang tepat, Babinsa Koptu Harry Akbar kembali memimpin operasi pembersihan di lokasi kejadian. Ia bersama warga setempat dan tim terkait berjibaku membersihkan batang pohon besar yang tumbang tersebut. Upaya kolaboratif ini bertujuan untuk memulihkan akses jalan agar dapat kembali dilalui oleh masyarakat dengan normal sesegera mungkin.
Merespons kecepatan aksi anggotanya, Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A. memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Babinsa yang bergerak spontan tanpa menunggu perintah. Beliau turut mengimbau agar seluruh masyarakat Palembang meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya yang ditimbulkan oleh cuaca buruk yang masih sering terjadi. "TNI Siap, Kapan pun dibutuhkan," tegasnya.
Senada dengan Pangdam, Dandim 0418/Palembang Letkol Arh Erik Novianto, S.Sos juga menyampaikan apresiasi atas kecepatan respon anggotanya tersebut. “Babinsa harus menjadi garda terdepan di wilayahnya. Penanganan cepat seperti ini adalah bentuk kehadiran TNI untuk membantu masyarakat dalam situasi darurat. Saya minta seluruh jajaran tetap sigap, terutama menghadapi cuaca ekstrem,” tegas Dandim.
Insiden ini sekali lagi menegaskan pentingnya peran aparat kewilayahan di garda terdepan, khususnya dalam penanganan bencana. Kecepatan, ketepatan, dan aspek humanis dalam merespons panggilan darurat merupakan kunci utama untuk memberikan rasa aman serta memastikan setiap warga mendapatkan bantuan yang diperlukan dalam situasi krisis.
|